WAGON

Travelling Tips Ala Lakban

tennis1

NIkmati travelling mu, siapkan bekalmu. Selebihnya enjoy aja, hadapi tantangan di jalanan dan jangan lupa bahagia

Photo: montage, pinterest

Kamu kurang piknik? Kalimat itu sering menjadi candaan bahkan sindiran. Sasaran kalimat ini macam-macam. Bisa buat mengkritik orang yang bikin kamu bete, orang yang kuper, atau untuk maksud lain. Jelas konotasinya negatif. Lepas dari ungkapan itu, piknik atau travelling memang penting, Guys.

Jalan-jalan menjadi alternatif yang paling efektif untuk mengurai jiwa yang lelah. Pekerjaan dan rutinitas yang membosankan perlu diimbangi dengan rekreasi. Ya kan Guys? Travelling menjadi kebutuhan yang semakin tinggi. Termasuk buat masyarakat kita.

Beberapa waktu lalu, kita diributkan dengan isu menurunnya daya beli masyarakat. Beberapa retail tutup. Sementara dugaan perpindahan ke mode belanja online ternyata belum signifikan. Dibalik semua itu, ternyata  ada indikasi terjadinya perubahan pola belanja masyarakat yang bergeser dari kebutuhan non-leissure ke leissure. Tiket, hotel, dan resto relatif meningkat omsetnya secara agregat.  

Belanja kebutuhan sehari-hari mungkin turun. Termasuk juga kebutuhan sandang. Tak jarang almari kita sudah penuh dengan baju, jadi enggan lagi kita belanja fashion. Kamu juga gitu? Kebutuhan makan pun bergeser dari sekedar membeli pangan sebagai kebutuhan pokok menjadi ‘wisata kuliner’.  Maka jalan-jalan dan makan-makan semakin lekat menjadi bagian dari gaya-hidupmu.

Tapi tak jarang pula rencana jalan-jalan yang indah berakhir dengan kenangan buruk. Itu bila kamu tak siapkan diri dengan baik. Maka beberapa tips berikut ini akan membantumu terhindar dari situasi yang pelik. Simak ya Guys.

1. Sisipkan uang kontan di tempat tertentu.

Meski kini zaman e-money dan e-wallet, uang kontan tetap menjadi sesuatu yang penting untuk situasi-situasi tertentu. Menyisipkan uang kontan di kaus kaki, atau di tas perlengkapan mandi akan sangat bermanfaat buatmu untuk menghadapi hal-hal yang tak terduga. Mungkin saja ATM kosong, mungkin ada penjual yang gak menerima kartu debit atau kartu kreditmu. Saat itulah uang kontan kembali menjadi raja.

2. Jangan membawa barang terlalu banyak

Barang yang penting bisa jadi ketinggalan. Sementarabarang yang gak kepakai justruterbawa. Persiapan yang matang dan membaca tulisan para traveller menjadi bahan buatmu untuk mempersiapkan bekalmu sesedikit mungkin dan seperlunya.

3. Back up copy dokumenmu, simpan juga di cloud

Resiko selalu ada, kehilangan dokumen dan barang-barang yang penting bisa saja terjadi. Untuk itu selalu bikin salinannya. Scan dan copy. Juga unggah di penyimpanan yang ada di dunia maya. Mungkin dengan melampirkan dalam email kepada orang terdekatmu agar mereka bisa membantu bilsa terjadi sesuatu. JUga kamu punya salinannya di kotak terkirim emailmu.

4. Dapatkan kontak lokal yang mau jadi relawanmu

Kelebihan kita sekarang adalah karena kita terhubung dengan orang dari berbagai belahan dunia. Manfaatkan hal ini untuk mengembangkan persahabatan yang luas. Bukan tidak mungkinkau akan dapatkan teman yang bisa menjadi relawan untuk membantumu mencari akomodasi.Memandumu mendapatkan tempat-tempat yang kau inginkan atau bahkan yang lebih unik daripada yang kau bayangkan.

5. Ambil foto dan video sebanyak mungkin

Foto dan video akan menjadi kenangan pribadi. Juga kenangan yang bisa kamu bagi kepada teman bahkan kepada khalayak lewat blog mu atau postingan medsosmu. Hingga kamu pun bisa semakin eksis. Bahkan kamu bisa menjadikannya sebagai sumber uang. Istilah kerennya kamu bisa memonetize liputan travellingmu.

6. Ada baiknya mencoba tinggal bersama penduduk setempat

Yang ini tips untuk kamu yang punya keinginan untuk menikmatitravelling yang ‘beda’. Lebih dalam dan menghayati kehidupan masyarakat lokal di sekitar destinasi wisata. Tinggal di sebuah kamar yang ada dalam sebuah keluarga akan membawamu pada pengalaman baru dan khas. Kamu bisa menyaksikan keseharian masyarakat setempat dan menjadikannya kenangan yang tak terlupakan.

7. Cicipi kuliner khasnya

Yang ini seringkali gak perlu diingetin. Karena makan adalah kebutuhan buat kita. Selera perut menuntun insting untuk menikmatikuliner khas di sekitar tujuan wisata. Tapi, ini juga menjadi tantangan tersendiri di tempat yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan lingkungan tempat tinggalmu. Jadi, usahakan untuk mencicipi tapi jangan dulu terlalu berani alias secukupnya saja.

Okay Guys, kamu bisa gali lebih dalam pengetahuan travellingmu dan kamu bisa bagi di lakeybanget ya. Selamat jalan-jalan !


Most Popular