ShowBiz

'The Shape Of Water', Monster Air, dan Piala Oscar

tennis1

Film Terbaik di Penghargaan Oscar ke 90 ini berkisah tentang persahabatan manusia dengan monster. Bagaimana cerita?

Photo: bbc

LAKEYBANGET.COM - Malam Penghargaan Insan Perfilman Hollywood kembali menyita perhatian publik di berbagai belahan dunia. Panggung yang glamour dan busana paling mewah dari para perancang menjadi bagian tak terpisahkan dari pesta penghargaan ini. Industri Film Hollywood memang menjadi mercusuar bagi kualitas sekaligus sensasi kaum selebritas.

Kemeriahan dan riuh tepukan apresiasi menggema ketika para pemenag dari berbagai kategori diumumkan. Juga saat Warren Beatty dan Faye Dunaway membacakan hasil keputusan juri dimana The Shape of Water terpilih sebagai peraih Piala Oscar dalam kategori Film Terbaik.

Di malam yang gemerlap itu, 4 Februari 2018 waktu setempat adalah malam terindah bagi Guillermo del Toro. Sutradara cemerlang yang membesut film ini pantas merayakannya. Untuk kategori Sutradara Terbaik pun jatuh ke tangannya.

Film 'The Shape Of Water' berkisah tentang persahabatan manusia dan monster. Tema yang unik dan tak lazim sebagai film peraih penghargaan bergengsi. Persahabatan yang mampu menyentuih sisi terdalam perasaan manusia. Keindahan yang membuat khalayak, dan terutama juri, mengapresiasi film ini sedemikian tinggi.

Dengan latar belakang era Perang Dingin di tahun 1960-an, film ini dibesut dengan brilian oleh filmmakernya. Kedalaman cerita, penggarapan yang melibatkan aspek sinematografi, tata musik, seni peran, desain produksi, dan penyuntingan yang nyaris sempurna mampu mengantarkan film ini sebagai salah satu tonggak dalam industri film Hollywood.

Film ini  menerima tujuh nominasi Piala Oscar antara lain, Best Motion Picture, Best Director, Best Actress, Best Supporting Actress, Best Supporting Actor, Best Screenplay, dan Best Original Score.  Film ini juga meraih Golden Lion di 74th Venice Film Festival. Film ini juga berada di daftar Top 10 Film of The Year oleh American Film Institute.

Film dibuka dengan scene sebuah rumah yang berada di bawah air. Ya, rumah di bawah air. Suara seorang laki-laki bernama Giles (Richard Jenkins) terdengar seiring adegan itu. Giles sedang berkisah tentang sosok monster dan putri yang dicintainya.

Giles lebih banyak menghabiskan waktu bersama tetangga bisunya Elise (Sally Hawkins) yang bekerja di sebuah laboratorium Occam Aerospace Research Center sebagai seorang petugas kebersihan bersama temannya Zelda Fuller (Octavia Spencer). Penampilan hebat dari Sally Hawkins sangat memuakau di film ini.

Saat ia bekerja di dekat sebuah bejana yang penuh dengan air, Elisa terkejut dengan suara aneh dari dalam bejana tersebut. Suara itu ternyata milik monster yang diperankan oleh Doug Jones itu. Bukannya takut, bahkan Elisa dapat menjalin persahabatan dengan monster itu.

Konflik pun muncul saat seorang agen federal yang diperankan oleh Michael Shannon. San Agen beranggapan bahwa monster tersebut jahat dan harus dibunuh. Elisa bersama Giles dan Zelda, sahabatnya,  pun berusaha mati-matian agar monster tersebut bisa diselamatkan.

Menonton film yang secara komersial sudah rilis di AS sejak Agustus 2017 ini sangat Lakban rekomendasikan buat kamu. Terutama kamu yang ingin terjun sebagai filmmaker, Guys..melewatkannya begitu saja bukan pilihan bijak. Film ini adalah mata air inspirasi.


Most Popular