WHAT`S UP

Kuasai Dunia dengan Algoritma

tennis1

Belajarlah algoritma dan pemrograman. Kamu bisa mendapatkan pekerjaan bagus bahkan menjadi yang terdepan di era digital.

Photo: programmer/ central arizona collage

ZAMAN now, siapa yang menguasai big data dan cara memanfaatkannya akan menguasai dunia? Bukan tak mungkin. Berita kebocoran data pengguna Facebook sedang viral. Data itu bisa digunakan oleh pihak yang mengambil keuntungan secara sepihak dengan tidak fair.

Data itu bisa digunakan untuk memetakan pasar, memetakan pemilih, dan sebagainya. Data itu bisa dimanfaatkan menjadi bahan untuk mengambil keputusan dan menyusun strategi dengan akurat. Data yang jumlahnya besar itu perlu diolah menggunakan program komputer,

Apalagi kalau data acak dalam jumlah besar yang sering dikenal dengan big data. Kalau dulu orang menggunakan riset pasar dengan penelitian menggunakan sampling. Kali ini bisa langsung menggunakan populasi atau sampling yang besar. Jadi semakin akurat dan detail. Program yang mampu mengolah big data semakin dibutuhkan. Dan sebelum masuk ke programming, kamu perlu memahami algoritma.

Penerapan algoritma dan programming bisa dicontohkan pada pemeliharaan dan pengoperasian mesin. Misalnya, untuk menekan risiko operasi suatu mesin, pemilik industri mungkin ingin melakukan pemeliharaan seminggu sekali, yang sebenarnya mungkin tidak diperlukan, dan akan memakan biaya.

Solusinya adalah memanfaatkan data operasi dan perilaku mesin tersebut, data pendapatan yang sudah didapatkan, serta anggaran untuk pemeliharaan dan pengoperasian. Ketiga sumber data ini bisa digunakan untuk mendapatkan profil risiko yang dapat ditoleransi oleh bisnis, dengan biaya minimum.

Nah, kamu tertarik untuk mendalaminya? Kalau ya, maka kamu bisa mengambil pendidikan yang terkait dengan informatika, ilmu komputer, teknik elektro, sistem informasi, dan sejenisnya. Di jurusan-jurusan tersebut ada matakuliah algoritma dan pemrograman. Apa itu?

Algoritma secara singkat dapat didefinisikan sebagai langkah-langkah sistematis dan logis dalam menyelesaikan suatu masalah. Dalam dunia komputer, algoritma merupakan sistem kerja komputer yang terdiri atas sekumpulan perintah terintegrasi pada brainware, software, dan hardware. Tanpa salah satu dari tiga bagian sistem di atas, sebuah komputer tidak akan dapat dioperasikan sama sekali.

Karena Algoritma adalah sebuah konsep, maka tentu setiap orang bisa mempunyai Algoritma yang berbeda-beda terhadap masalah yang sama. Contoh ada suatu permasalahan X dan solusinya adalah Y, maka tiap orang bisa mendapatkan Y dengan Algoritma mereke masing-masing, tidak harus sama akan tetapi menghasilkan output yang sama yaitu Y. 

Pada prakteknya penerapan algoritma haruslah efisien atau tepat dan simpel. Software yang dibuat dengan algoritma yang baik akan menghasilkan software yang efisien, tidak banyak bugs dan tidak makan banyak memori yang tidak perlu misalnya. 

Penyajian Algoritma biasanya tertuang dalam bentuk PseudocodeFlowchart, dan Diagram-diagram. Algoritma ditulis ke dalam bahasa pemrograman sesuai kebutuhan seperti C, C++, java, Python, PHP. 

Sementara itu pemrograman adalah proses membuat suatu Program dengan Algoritma + Bahasa Pemrograman. Sebuah Software hanya bisa terwujud jika dibuat dengan Algoritma dan Bahasa Pemrograman. 

Sebagaimana dikutuip dari duniailkom.com, algoritma adalah inti dari seluruh programming. Walaupun terdengar rumit, algoritma sebenarnya cukup mudah dipelajari, yang diperlukan hanya konsep logika dasar saja.

Dalam implementasinya di programming, algoritma dimulai dari memikirkan apa saja input dari program, kemudian bagaimana pemrosesannya, mulai dari awal secara berurutan hingga selesai, lalu bagaimana nanti outputnya.

Pertimbangkan untuk mulai dari dasar. Ini untuk memperdalam konsep algoritma. Di kampus/jurusan komputer, biasanya dimulai dari bahasa pemrograman Pascal atau C++. Kedua bahasa ini memiliki alur kode program yang sangat terstruktur sehingga cocok untuk belajar algoritma dan pemrograman.

Jika sudah paham tentang dasar-dasarnya, baru masuk ke aplikasi programming seperti Visual Basic, JAVA, atau PHP.

Belajar Bahasa Inggris juga diperlukan karena banyak buku atau referensi untuk pemrograman lanjut yang menggunakan Bahasa Inggris alias belum ada terjemahannya.