WHAT`S UP

Belajar dari Tiongkok

tennis1

Banyak hal yang kita bisa pelajari dari Tiongkok. Ada beberapa hal yang bisa dicontoh hingga mereka menjadi kekuatan ekonomi baru.

Photo: senzhen city (c) quora.com

MEMBERI makan satu keluarga saja bukan hal mudah, bagaimana memberi makan lebih dari semilyar orang. Kamu bisa bayangin nggak pusingnya?  

Kutub ekonomi dunia sekarang bergeser ke Timur. Salah satu kekuatan besarnya, Tiongkok, dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 miliar dan pendapatan per kapita US$ 8.123,18.   Bagaimana bangsa Tiongkok dapat unggul dari sisi ekonomi dan mengelola sumberdaya yang dimilikinya hingga mereka bisa menjadi bangsa yang kuat secara ekonomi? Itulah yang kita harus cari tahu.

Tiongkok begitu kuat saat ini sebagai bangsa dan negara. Edmon Maillard, seorang pria Belgia yang pernah tinggal 6 tahun Shenzen membuat ulasan di quora.com dengan sangat ringan dan menarik untuk di cermati.    



Yang pertama tentang netizen di Tiongkok dan pembatasan internet. Sangat sedikit orang Cina yang benar-benar peduli tentang pemblokiran internet mereka karena setiap kebutuhan tertutup secara internal (WeChat, Alibaba, TaoBao, WeiBo, QQ, dan lain-lain). Dan menurut saya layanan tersebut bahkan lebih baik dari dimiliki bangsa lain.

Yang kedua, soal sikap kritis terhadap pemerintah. Rakyat Tiongkok tak begitu kritis dan protes tentang kontrol atau pembatasan-pembatasan ketat.  Mereka menjadi kritis soal keamanan pangan, harga perumahan, perlindungan lingkungan, dan lain-lain. Kesejahteraan dan ekonomi menjadi perhatian utama rakyat Tiongkok. Inilah yang mendorong ekonomi Tiongkok bisa mencapai pertumbuhan double digit dalam dua dekade. Pemerintah dan rakyatnya sama-sama fokus pada pencapaian ekonomi.

Yang ketiga, soal budaya. Cina adalah tempat yang menarik dan orang-orang Cina. Sangat luar biasa, ikatan mereka dalam keluarga biasanya cukup kuat dan karena mereka memiliki populasi yang sangat besar. Budaya menjadi kekuatan kultural bahkan spiritual di Tiongkok. Kebersamaan dan kebutuhan komunal inilah yang menjadi pemersatu warga bangsa.  

Mereka benar-benar belajar untuk hidup berkelompok. Bagi yang sempat datang ke Tiongkok akan melihat jalanan pada malam hari untuk memahami bagaimana orang dapat benar-benar hidup damai bersama di sini (orang-orang berlatih TaiJi dalam kelompok, menari, melakukan olahraga, berjalan-jalan dengan keluarga mereka, dan lain-lain). Ini menunjukkan betapa menakjubkannya budaya Cina.

Di luar itu ada masalah yang pantas membuat rakyat gelisah yaitu bahwa  uang adalah segalanya. Mereka harus memenuhi kebutuhan perumahan dan pendidikan yang mahal. Sementara uang yang mereka miliki terbatas. Mungkin ini juga yang membuat mereka menjadi pekerja keras. Tanpa itu mereka akan tersingkir bahkan tersungkur.

Banyak lagi yang mungkin kita bisa pelajari dari bangsa Tiongkok. Ada kelebihan dan kekurangannya. Pada kelebihannya kita bisa mencontoh. Setidaknya pada nilai-nilai kemandirian, kerja keras, dan kebersamaan. Hingga mereka menjadi pemain kunci dalam ekonomi dan mampu mengejar ketertinggalan teknologi.