5 Komika Paling Kaya

5 Komika Paling Kaya
komika papan atas

LAKEYBANGET.COM –  Menjadi komika itu hobi atau profesi sih? Mungkin dua-duanya ya. Pada dasarnya semua orang suka dengan yang serba lucu. Suka bikin ketawa dan suka juga dibikin ketawa. Ada kesenangan tersendiri saat kita bisa membuat orang-orang di sekeliling kita ketawa. Jauh dalam tradisi masyarakat kita sudah ada ruang untuk segala yang bersifat jenaka. Dalam budaya Jawa ada istilah dagelan. Dalam istilah Sunda Bobodoran. Orang Betawi juga demen melucu alias ngelawak.

Dalam beberapa tahun terakhir mulai populer jenis lawakan yang diberi label Stand Up Comedy. Lawakan tunggal mirip story telling atau monolog dalam teater. Mengandalkan materi yang biasanya ditulis sebelumnya dengan komposisi SET UP dan PUNCH LINE. Ternyata teori melucu sangat beragam dan kaya. Sekaya para komika yang berhasil menangguk Rupiah dari mengocok perut orang.

Berikut 5 Komika Indonesia yang paling populer dan bisa jadi paling kaya di negeri ini !

Di urutan teratas ada Raditya Dika.

Komika yang satu ini kayaknya memang layak menjadi salah satu ikon milenial. Wawasannya luas. Gayanya cuek. Pemikirannya terbuka dan terkadang gak ketebak. Berawal dari penulis, Raditya mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Bukunya yang berjudul "Kambing Hitam" berhasil memperoleh keberhasilan dan mengantarkannya menjadi penulis terkenal.

Nulis buku, ngevlog, bikin film, dan menjadi komika menjadikan Raditya Dika dikenal luas di kalangan muda yang akrab dengan medium internet, suka nonton film, dan butuh bacaan atau literasi yang mampu mencerahkan kehidupan mereka yang galau di tengah perubahan yang sangat cepat di luar sana.

Kayaknya ide anak ini gak pernah habis. Ada saja yang dibahasnya. Coba aja pantengin vlog-vlognya. Dari soal cinta sampai soal setan dibahasnya.

 

Di urutan Runner Up ada Pandji Pragiwaksono

Penyiar radio menjadi awal karirnya. Profesi yang melatihnya untuk selalu kreatif dalam menggali bahan obrolan dan mendelivernya secara cerdas agar sampai ke pendengar dengan baik. Tak hanya panji yang punya latar belajkang penyiar. Namun penyiar sekelas Pandji terbukti bukan penyiar biasa. Ia manusia yang kaya dengan gagasan, peka terhadap kondisi masyarakat, dan punya komitmen tinggi untuk berbagi.

Boleh dikata ini makhluk yang satu ini adalah perintis Stand Up Comedy.  Ia memulai kariernya sebagai pelawak tunggal mulai tahun 2010. Sama dengan Raditya Dika, Pandji juga menulis skenario film. Dan ia pun eksis menjadi presenter di beberapa program TV. Tentu saja semua profesi itu berangkat dari kerja keras. Dan kerja kerasnya membawa hasil.

Di urutan ketiga bertengger Mongol Stres

DI balik kelucuannya, Mongol adalah pribadi yang relijius. Ia sering menghibur sekaligus mencerahkan orang-orang dengan materi-materinya yang jenaka sekaligus bernas. Di gereja, di lapas, juga di banyak tempat ia berbagi tentang pengalaman dan nilai-nilai relijius yang menginspirasi hidupnya.  

Mongol termasuk Komika yang dibayar tinggi. Untuk sekali penampilannya dalam durasi 15 menit ia ditarif 25 juta. Kalau di luar kota  setidaknya Rp 45 juta dikantonmginya. Komika asal Manado ini mengakui bahwa bayaran mahalnya itu dikarenakan dirinya dapat tampil di depan berbagai macam orang, mulai dari orang biasa sampai para pejabat, Jenderal dan orang penting lainnya.

Di urutan Keempat ada Kemal Palevi 

Komika ganteng Kemal Palevi ini juga masuk ke dalam daftar komika paling populer dengan penghasilan yang juga lumayan. Nama Kemal awalnya mencuat setelah dirinya mengikuti kontes stand up komedi.

Meski tidak berhasil meraih gelar juara, keikutsertaannya dalam kompetisi itu membuatnya menjadi dikenal banyak orang. Kemal sekarang tidak hanya dikenal sebagai komika, ia juga telah menjadi aktor, host dan penyiar radio.

Namanya menjadi semakin populer setelah ikut berperan dalam film "Comic 8". Film yang dibitangi cowok kelahiran Samarinda ini cukup banyak, wajah tampan sekaligus lucunya itu sudah pernah muncul di belasan film layar lebar Indonesia.

Di urutan Kelima  Cak Lontong

Yang ini latar belakangnya unik. Ia menjadi jembatan antara lawak tradisional dengan modern. Cak Lontong adalah seniman Ludruk, sebentuk teater tradisional yang sarat dengan dialog dan plot yang jenaka.

Mikir! Menjadi salah satu ungkapannya yang khas ketika berhasil menjungkirbalikkan logika audiens. Badannya yang kekar dan tinggi besar menjadi salah satu ciri khasnya. Hampir selalu ada yang baru dalam materi yang dibawakan Cak Lontong. Jebolan ITS ini pantas dinobatkan sebagai salah satu ikon komika dengan lawakan cerdas.

Penghasilan Cak Lontong yang eksis sebagai pengisi acara dan presenter di beberapa acara televisi telah menjadikannya selebriti jenaka dengan penghasilan yang serius.