8 Kiat Menjadi Atlet

8 Kiat Menjadi Atlet
logo asian games 2018

LAKBAN- Asian Games 2018 sudah di depan mata. Besok pembukaan akan di gelar. Ribuan atlet, puluhan negara akan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi olahraga menjadi salah satu ukuran kualitas sebiah bangsa. Menjadi takaran keberhasilan pemerintah dalam mengelola program kerjanya. Ajang ini akan menjadi prestise sekaligus punya makna politis.  Para atlet peraih medali akan menjadi pahlawan bagi negaranya.

Bagi sang atlet, olah raga menjadi jalan prestasi, kebanggaan, pengabdian, dan profesi. Walau kadang masih terdengar berita tentang mantan atlet yang menderita di sisa usianya. Namun banyak pula atlet yang terus dikenang prestasinya, hidupnya mapan, bahkan bisa memiliki masa depan yang cerah. Ada yang jadi pelatih, pegawai negeri atau BUMN, pengusaha, dan sebagainya. Pendek kata, jadi atlet adalah salah satu jalan hidup yang menjanjikan.

Lakban memberikan masukan buat kamu yang ingin menjadi atlet. Agar kamu bisa lebih mantap lagi untuk memilih jalan menjadi atlet. Mengharumkan nama bangsa. Ini kiatnya :

PERTAMA. Temukan minatmu atas cabang olahraga tertentu. Tentu juga sesuai dengan bakatmu. Beberapa atlet terlahir dari keluarga atlet. Beberapa yang lain tumbuh dari bakat alam.

Ada yang memang sejak usia dini sudah menemukan cabang olahraga yang pas dengan minatnya. Ada juga yang pindah cabang olahraga. Misalnya dari pelari menjadi atlet lompat jauh. Dari perenang menjadi atlet polo air. Atau dari pesepakbola menjadi pemain futsal.

KEDUA. Masuk diklat, pelatda atau pelatnas. Untuk menjadi atlet yang profesional harus serius. Bakat alam dan motivasi menjadi awal. Namun program yang terencana dan harus diikuti. Di dalam bimbingan pelatih dan tim yang handal dan tersertifikasi.

Dalam diklat, para atlet akan mendapatkan suasana yang kompetitif. Ada sejumlah pesaing yang akan menjadi ‘sparring partner’. Seleksi demi seleksi juga akan dijalani. Mereka yang tidak sanggup mencapai prestasi dan konsisten dalam program tentu akan terdiskualifikasi.  

KETIGA. Berlatih. Olahraga bukan jalan instan. Bukan teori semata. Harus banyak dipraktikkan dan latihan. Berlatih dan berlatih. Grafik pencapaian kebugaran tubuh, penguasaan teknik, dan segala yang diprogramkan oleh pelatih harus diupayakan untuk selalu meningkat.   

KEEMPAT.Makan yang sehat. Gizi dan pola makan harus dilakukan dengan baik. Salah satu problem bangsa kita adalah soal gizi. Maka menjadi atlet harus menyadari pentingnya makan yang mengandung nilai gizi dan pola makan yang ekstra ketat.

Setiap cabang olahraga tentu memiliki ukuran kebutuhan gizi. Untuk kebutuhan energi, pembentukan massa otot, dan lain-lainnya. Semua tentu perlu dikontrol dengan baik. Dan, tak yang instan. Komite olahraga mengharamkan penggunaan doping.

KELIMA. Pahami bahwa tak ada rahasia untuk menjadi atlet profesional. Semua orang memerlukan usaha yang paling keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Strategi dan taktik di lapangan adalah bagian dari proses itu. Namun kemampuan dan teknik sang atlet menjadi faktor utama dalam pencapaian prestasi.

KEENAM. Gabung dengan tim atau olahraga yang memiliki pretasi gemilang. Kamu pasti pernah dengar tentang klub yang menelorkan pebulutangkis handal, atlet angkat besi yang menyabet banyak medali di berbagai ajang internasional, atau klub renang yang melahirkan para perenang nomor wahid di negeri ini. Bergabung di klub yang terbaik itu akan menjadi jalan bagimu untuk semakin berkibar.

Nah, buat kamu yang masih muda dan ingin berprestasi, jangan tunggu lagi. Kibarkan prestasimu!