Adu Rayu : Ragam Proses Kreatif dalam Sebuah Video Musik

 

LAKEYBANGET.COM – Seorang seniman kreatif ternama berkarya tentu lazim saja. Tapi kolaborasi 3 orang berbakat dalam sebuah karya yang bisa dibilang eksperimental sungguh sangat asyik dinikmati. Pesan yang kuat menyentuh rasa. Cara penyampaian yang estetis sekaligus enak ibarat racikan kopi terbaik yang dihidangkan bersama suasana yang romantis.

Sebuah video musik yang filmis ini adalah buah karya dari Yovi, Tulus, dan Glen Fredley. Tiga musisi berkelas yang sangat kontributif dalam perkembangan musik di Indonesia.  Berkisah tentang usaha merawat cinta. Yang kadang pelik dan membutuhkan ruang untuk mengkompromikan kepentingan dan melebur ego.

Perhatian pada pekerjaan dan kebutuhan pribadi untuk berkembang dalam karir, misalnya, sering menjadi ruang terjadinya pergesekan dalam membina hubungan asmara. Setelah sekian lama ternyata upaya saling memahami justru semakin sulit dan menemui jalan buntu. Ada saat dimana kita marah dan kecewa pada pasangan kita. Dimana keputusan untuk berpisah mesti ditimbang ulang.

Maukah lagi kau mengulang ragu/ Dan sendu yang lama/ Dia yang dulu pernah bersamamu/ Memahat kecewa/ Atau kau inginkan yang baru/ Sungguh menyayangimu

Lirik pembuka yang disampaikan tulus dalam video klip ini menjadi pengantar. Video klip lagu "Adu Rayu" pun tak kalah menarik. Chicco Jerikho, Nicholas Saputra, dan Velove Vexia menjadi model untuk video klip tersebut. Dalam video klip, Velove seakan bimbang di antara Nicholas atau Chicco.

"Kolaborasi itu adalah berkarya sambil belajar ekstra. Belajar bagaimana ragam proses kreatif," kata Tulus. Yovie terlebih dahulu menggubah melodinya, Tulus mengisi kisahnya. Dan proses selanjutnya melibatkan ketiganya dalam mengisi vokal dan aransemen. Plus membuat sajian video klipnya menjadi sebuah eksperimen yang beda. Musik dan adegan serta dialog filmis saling melengkapi. Adegannya terasa tak sekedar menjadi tempelan dalam video ini.

Sebagian viewer mungkin menduganya sebagai soundtrack sebuah film. Karena adegan dan dialog yang dihadirkan lumayan panjang untuk ukuran sebuah video musik.

Tapi apapun itu, video yang dirilis Maret 2019 ini telah ditonton tak kurang dari 2, 8 juta penonton youtube. Terhitung hingga 9 April 2019. Dan nampaknya akan makin banyak respon penikmat musik tanah air.

Di sela sesaknya udara jelang kontestasi politik, tiga musisi menghadirkan oase yang memanjakan rasa dan menawar galau hati. Kamu pasti udah lihat juga kan Guys?