Analis Bisnis : Profesi Yang Semakin Dibutuhkan

Analis Bisnis : Profesi Yang Semakin Dibutuhkan

LAKBAN – Bisnis dan Teknologi Informasi semakin dekat berhubungan. Apalagi di saat krisis dan perubahan lingkungan bisnis seperti saat pandemi datang. Dunia usaha harus mampu bertahan bahkan berupaya untuk menjadi yang terdepan untuk lolos dari krisis. Di situlah peran seorang analis bisnis semakin diperlukan.  

Seorang business analyst diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas utamanya agar perusahaan bisa bertahan, mencapai target, dan berkembang. Kompetisi yang ketat dan perubahan lingkungan bisnis membutuhkan analisis tepat dan mendalam. Mereka yang tidak siap akan tergusur.  

Seperti apa sih tugas seorang analis bisnis? Tugasnya menjembatani kesenjangan antara Teknologi Informasi dan bisnis menggunakan analitik data untuk menilai proses, menentukan persyaratan, dan memberikan rekomendasi dan laporan berbasis data kepada eksekutif atau pemangku kepentingan.

Tidak semua business analyst adalah ahli IT, tetapi setidaknya mereka memiliki pemahaman umum tentang cara kerja sistem, produk, dan alat-alat IT. Data harus mampu dijadikan knowledge sehingga pengambil keputusan mendapat masukan yang benar untuk mengambil keputusan.

Business Analyst bertugas melakukan pengkajian yang benar dan akurat akan rencana strategis, model bisnis, dinamika, masalah, dan potensi yang ada. Tentu saja pengetahuan dan tools untuk memetakan dan memecahkan masalah bisnis selalu berkembang dan para analis bisnis harus mampu memutakhirkan kemampuannya.

Ada beberapa tugas dari business analyst yang Lakban identifikasi. Ini dia!

#1. Melakukan analisa perilaku konsumen dan data pasar.

#2. Melakukan analisa struktur organisasi dan kebijakan yang diberlakukan perusahaan.

#3. Melaksanakan pekerjaan yang berkaitan dengan sistem dokumentasi dan penyebarluasan informasi keadaan pasar yang tengah terjadi termasuk perilaku konsumen, yang akan digunakan sebagai dasar acuan user perusahaan.

#4. Melakukan monitoring serta evaluasi data yang sudah diperoleh dari berbagai pengolahan data, baik itu dari jurnal, koran, dan penelitian lainnya.

#5. Memberikan solusi yang tepat dalam upaya meningkatkan mutu layanan dan kinerja bisnis perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.

#6. Membantu project manager dan tenaga ahli lain dalam merancang desain aplikasi yang efektif dan efisien.

Seorang business analyst memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda tergantung tahapan kerja yang tengah dilakukannya. Dalam pekerjaan business analyst sendiri setidaknya ada 5 tahapan yaitu inisiasi, perencanaan, eksekusi, pengawasan, dan laporan/closing.