Belajar Koperasi dari Amerika? Mengapa Tidak!

Belajar Koperasi dari Amerika? Mengapa Tidak!
Belajar Koperasi dari Amerika? Mengapa Tidak!

LAKBAN- Citra koperasi di Indonesia belum ‘keren’ di mata kaum milenial. Gengsinya perlu diangkat. Anak muda masih belum banyak yang mau mengenal dan bergabung dalam koperasi. Apalagi menginisiasi berdirinya koperasi.

Di sekolah-sekolah biasanya ada koperasi. Sejauh ini di benak siswa koperasi sekolah adalah toko yang menyediakan seragam, ATK, juga kantin. Juga jadi ajang belajar berdagang bagi sebagian siswa. Biasanya skala usahanya cenderung stagnan. Tidak berkembang. Padahal potensinya luar biasa bila mampu menyediakan kebutuhan seluruh warga komunitas sekolah.

Koperasi memang sangat dekat dengan usaha sebuah komunitas. Komunitas nelayan, petani, atau karyawan sebuah kantor. Potensi bisnisnya lumayan. Nah, yang perlu diangkat adalah citranya. Koperasi sebagai badan usaha yang mewadahi semangat gotong-royong senafas dengan tren sharing economy alias ekonomi berbagi.

Banyak kisah sukses koperasi di Indonesia. Pun di negara lain. Tak ada salahnay kita belajar dari kesuksesan di negeri lain. Untuk melengkapi apa yang sudah kita capai. Memperbaiki koperasi di tanah air dan menjadikannya berdaya saing tinggi.

Salah satu kisah sukses itu tergambar dalam capaian CW yang merupakan singkatan dari CooperationWorks! Koperasi ini menjadi menjadi contoh keberhasilan membangun ekonomi kolektif berbasis komunitas.

CW menjad Pusat Keunggulan untuk pengembangan bisnis koperasi. Lembaga ini adalah koperasi nasional yang dinamis dan inovatif yang diciptakan untuk menumbuhkan model koperasi di seluruh Amerika Serikat.

Lembaga ini memimpikan sebuah masyarakat di mana perusahaan yang berkembang dan dimiliki secara kooperatif adalah jembatan menuju demokrasi yang adil dan tangguh. Misi lembaga ini adalah untuk memperkuat gerakan koperasi Amerika dengan membangun dan memberdayakan jaringan praktisi pengembangan koperasi yang terampil.

Anggota CW sebagai jaringan nasional Pusat Pengembangan Koperasi bekerja bersama untuk merevitalisasi masyarakat melalui pengembangan usaha koperasi yang efektif. Anggota memberikan keahlian di semua aspek pengembangan koperasi, termasuk analisis kelayakan, pengembangan rencana bisnis, pelatihan dan pendidikan. Jaringan ini memungkinkan anggota untuk berbagi keahlian, mengembangkan dan memperbaiki praktik terbaik, dan untuk secara teratur terlibat dalam pembelajaran peer-to-peer.

CW menawarkan pelatihan pengembangan koperasi yang terbuka, dapat diakses oleh anggota dan non-anggota. Dari lembaga ini kita dapat belajar banyak hal. Pelatihan utama lembaga ini, The Art and Science of Cooperative Development (Seni dan Ilmu Pengembangan Koperasi), adalah program lintas sektor yang mempersiapkan peserta untuk membantu kelompok dalam menciptakan koperasi mereka.

Tak hanya itu, CW juga mengadvokasi koperasi di tingkat nasional, bekerja dengan mitra seperti Asosiasi Bisnis Koperasi Nasional dan Departemen Pertanian AS. Sekutu lembaga ini yang beragam membantu lembaga ini membawa kabar baik tentang nilai-nilai dan manfaat model bisnis koperasi kepada para pemimpin di sektor publik dan swasta.

Buat kamu milenial, jadilah bagian dari perubahan. Kembangkan daya kreatifmu dan asah keterampilan bisnismu. Dengan membentuk atau terlibat dalam koperasi, mengapa tidak?