Dulu SPM kini SMK Bidang Keahlian Nautika dan Teknika

Dulu SPM kini SMK Bidang Keahlian Nautika dan Teknika
Dulu SPM kini SMK Bidang Keahlian Nautika dan Teknika

LAKBAN- Kamu ingin punya pendapatan besar dan berkesempatan keliling dunia? Salah satu pilihannya adalah menjadi pelaut. Setidaknya kamu akan memulainya dengan mengarungi perairan Nusantara, mengunjugi berbagai pulau, dan mnegenal lebih banyak suku bangsa dan budaya.

Mental yang kuat dan fisik yang bugar menjadi ciri anak SMK bidang keahlian teknika dan nautika baik untuk kapal niaga maupun kapal penangkap ikan. Badan berotot dan tegap serta sikap yang tegas tampak dalam postur para siswa SMK yang dulunya dikenal dengan Sekolah Pelayaran Menengah (SPM).

Image result for smk 36 jakarta

Indonesia adalah bangsa pelaut. Nenek moyang kita pelaut. Negeri kita kepulauan dan perairan menjadi nadi transportasi di seluruh penjuru negeri. Sebagian anak bangsa terpanggil untuk menjadi pewaris lautan Nusantara bahkan penakluk tujuh samudera. Sebagian diantaranya berkesempatan menimba ilmu di sekolah menengah kejuruan yang menyediakan kompetensi di bidang tersebut.  

Ekonomi dunia terus tumbuh. Walaupun kadang mengalami resesi. Kebutuhan untuk mengangkut kargo dari satu pulau kepaulau lain, dari satu negara ke negara lain secara kuantitatif sangat mengandalkan moda transportasi laut. Murah, bisa mengangkut muatan banyak. Begitu sederhananya.

Kebijakan Pemerintah RRC dalam Belt and Road Initiatives menandakan bahwa jalur transportasi laut juga semakin strategis. Pelabuhan-pelabuhan baru dibangun. Perwira dan ABK kapal niaga, kapal penangkap ikan, dan kapal penumpang terus dan semakin dibutuhkan. Tentu kualifikasinya juga harus dipenuhi sehingga semakin banyak pelaut bukan beresiko terhadap potensi pengangguran di sektor ini.

Standar Kompetensi Pelaut dan kebutuhan SDM yang dididik di SMK Keahlian Maritim, istilah spesifiknya nautika untuk kru dek dan teknika untuk kru kamar mesin belum spenuhnya dapat dicukupi. Baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Ada organisasi internasional IMO yang menetapkan dan menerapkan standar tersebut dalam pengujian pelaut.  

Image result for smk bhakti samudera

Harus memenuhi regulasi termasuk dalam standar kompetensi. Itu yang menjadi syarat bertahannya sekolah pelayaran. Di Jakarta ada SMKN 36 yang dikenal sebagai SMK Pelayaran. Meskipun ada bidang keahlian lainnya yang diselenggarakan. Untuk bidang keahlian maritim ada nautika kapal penangkap ikan dan teknika kapal penangkap ikan.

SMK Wisudha Karya di Kudus yang dulunya memiliki keahlian permesinan membuka keahlian nautika kapal niaga dan teknika kapal niaga. Para taruna dan taruni SMK Wiskar – demikian akronimnya- banyak belajar dan melakukan studi banding di SMK yang lebih lama atau lebih dulu ada yakni SMK Bhakti Samudera di Surabaya.  SMK Pelayaran Muhammadiyah di Tuban juga cukup dikenal. (ADV)