Green Book : Membaca Rasisme Lewat Komedi

 

LAKEYBANGET. COM - Ketika Tony Lip (Mortensen), seorang penjaga dari lingkungan Italia-Amerika di Bronx, disewa untuk menyopiri  Dr. Don Shirley (Ali), pianis kulit hitam kelas dunia, dalam tur konser dari Manhattan ke Deep South, mereka harus bergantung pada "Green Book" untuk membimbing mereka ke beberapa tempat yang pada saat itu aman bagi orang Afrika-Amerika.

Frank “Tony Lip” Vallelonga (Viggo Mortensen) adalah seorang ‘preman’ penjaga klub malam di New York City. Ia harus kehilangan pekerjaannya setelah klub tersebut tutup untuk renovasi. Suatu ketika ia dipertemukan dengan Don Shirley (Mahershala Ali), seorang pianis jazz terkenal. Don sedang membutuhkan supir untuk menemani perjalanan tur konsernya selama delapan minggu di Deep South. Dari sini Tony mulai bekerja untuknya.

Perjalanan mereka tidak berjalan dengan baik pada awalnya. Tony dengan sikapnya yang sembrono dan kasar, bertolak belakang dengan Don yang cenderung lebih tenang. Namun seiring berjalannya waktu, mereka berdua menekan egonya masing-masing dan saling menerima perbedaan mereka satu sama lain.

Selama tur konser, Don selalu mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari mereka kaum kulit putih. Film ini menceritakan kisah persahabatan Tony yang selalu melindungi Don selama tur konsernya. Don juga berhasil mengubah perilaku Tony menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dihadapkan dengan rasisme, bahaya - serta kemanusiaan dan humor yang tak terduga - mereka dipaksa untuk mengesampingkan perbedaan untuk bertahan hidup dan berkembang dalam perjalanan seumur hidup.

Film drama Yang disutradarai Peter Farrelly dari skenario Nick Vallelonga, Peter Farrelly, Brian Currie. Berdurasi 130 minutes film ini sangat mengesankan. Film yang diproduksi Studio Universal Pictures ini menjadi salah satu film terbaik tahun ini