Jurus Sang Naga

Jurus Sang Naga
(c) brucelee.com

LAKBAN- Satu emas diperoleh Indonesia dari cabang wushu dalam ajang Asian Games 2018. Olahraga beladiri ini bisa dikatakan sebagai nama lain dari kung fu. Jenis beladiri yang sangat terkenal dalam film-film mandarin.

Kamu, generasi milenial, mungkin sudah tak begitu akrab dengan legenda di balik ketenaran wushu. Adalah Bruce Lee yang mengembangkan Jet Kun Do – salah satu cabang dari wushu atau kungfu. Melalui medium film layar lebar, Bruce Lee memperkenalkan seni bela diri ini  pada dunia.

Kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang Bruce Lee, kamu bisa buka brucelee.com yang mengupas tuntas sang legenda yang sudah meninggal 45 tahun lalu. Disamping aktor dan atlet bela diri, Bruce Lee juga seorang yang bisa dianggap penggagas filosofi.

Menarik ya? Inilah riwayat singkatnya.

bruce lee abs workout

(c) fitbodybuzz.com

Bruce Jun Fan Lee (Lee Siu Loong) lahir pada tahun 1940 di San Francisco, CA sementara orang tuanya sedang tur dengan Opera Cina. Pada akhirnya Lee kecil dibesarkan di Hong Kong. Bruce Lee adalah aktor anak yang muncul di lebih dari 20 film. Pada usia 13 tahun, Bruce mengambil studi tentang wing chun gung fu di bawah master chun master terkenal, Yip Man.

Bruce meninggalkan Hong Kong pada usia 18 tahun, datang ke Amerika Serikat dan pergi ke Seattle, Washington di mana dia bekerja di restoran seorang teman keluarga. Dia segera mendaftar di Universitas Washington di mana dia mengejar gelar dalam filsafat.

Bruce mulai mengajar kung fu di Seattle dan segera membuka sekolah pertamanya, Jun Fan Gung Fu Institute. Dua sekolah lagi diikuti di Oakland dan Los Angeles. Bersamaan Bruce menikahi istrinya, Linda dan memiliki dua anaknya, Brandon dan Shannon.

Pada pertengahan tahun enam puluhan, Bruce ditemukan saat melakukan pameran di Long Beach International dan berperan sebagai Kato dalam serial tv The Green Hornet segera menyusul. Selama waktu ini, Bruce juga mengembangkan seni bela diri sendiri, yang akhirnya ia beri nama Jeet Kune Do yang berarti cara mencegat tinju.

Seni Bruce mendalami fondasi filosofis dan tidak mengikuti tradisi bela diri yang lama. Sebaliknya pada intinya, ide-ide kesederhanaan, keterusterangan dan kebebasan pribadi. Setelah The Green Hornet dibatalkan, Bruce mengalami resistensi saat bekerja di Hollywood dan menuju ke Hong Kong untuk mengejar karir film.

Di Hong Kong ia membuat 3 film, yang secara berurutan memecahkan semua rekor box office dan memamerkan seni bela diri dengan cara yang sama sekali baru. Hollywood memperhatikan dan segera Bruce membuat produksi pertama Hollywood / Hong Kong dengan film berjudul Enter the Dragon. Sayangnya, Bruce Lee meninggal pada tahun 1973 sebelum film ini dirilis.

Film ini melambungkannya ke ketenaran internasional. Saat ini, pewarisan ekspresi diri, persamaan, dan inovasi perintis Bruce Lee terus menginspirasi orang-orang di seluruh dunia.