Kapsul SpaceX Elon Musk (1)

LAKEYBANGET.COM – Kemungkinan untuk jalan-jalan ke luar angkasa semakin besar. Salah satunya dikenal luas sebagai bagian dari kegilaan Elon Musk dengan proyek antariksa swasta. Proyek itu dinamai SpaceX.

Banyak orang kaya yang gak cukup lagi jalan-jalan keliling dunia. Bumi sudah terlalu sempit bagi sebagian orang berkocek tebal. Maka, peluang itulah yang ditangkap usahawan kontroversial Elon Musk. Disamping proyek mobil listrik Tesla yang telah sukses di pasaran, maka inilah proyek luar angkasa yang boleh dibilang gila-gilaan.

Sebuah kapsul tak berawak dari SpaceX milik Elon Musk mencapai permukaan Samudra Atlantik pada hari Jumat. Kapsul itu berhasil menyelesaikan misi yang penting bagi upaya NASA yang lama tertunda untuk melanjutkan penerbangan ruang angkasa manusia dari tanah A.S. akhir tahun ini.

Setelah misi enam hari ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, Crew Dragon melepaskan diri pada sekitar 2:30 pagi EST (0730 GMT) dan melaju kembali ke bumi, mencapai kecepatan hipersonik sebelum pukul 8:45 pagi EST (1345 GMT) menyebar tentang 200 mil (320 km) di lepas pantai Florida. Demikian dilansir Reuters.

 “Segala sesuatu terjadi dengan sempurna, tepat pada waktu seperti yang kami harapkan,” Benjamin Reed, direktur manajemen misi awak SpaceX, mengatakan dalam siaran langsung dari California.

Kapsul tak berawak dari pesawat antariksa SpaceX Crew Dragon jatuh ke Samudera Atlantik, setelah tinggal sebentar di Stasiun Luar Angkasa Internasional, dalam gambar diam dari video, di Atlantik, sekitar 200 mil di lepas pantai Florida, AS, Maret 8, 2019.

Itu adalah tonggak penting dalam Program Awak Komersial Aeronautika Nasional dan Administrasi Luar Angkasa AS sebelum penerbangan uji coba awak pertama SpaceX dijadwalkan diluncurkan pada Juli dengan astronot AS Doug Hurley dan Bob Behnken.

"Ini benar-benar prestasi Amerika yang mencakup banyak generasi administrator NASA dan lebih dari satu dekade kerja," kata Administrator Jim Bridenstine saat ini.

Steve Stich, wakil manajer program kru dengan NASA, mengatakan kendaraan berjalan baik setelah percikan turun.

Kapsul itu, yang diangkat keluar dari air dengan menggunakan kapal derek, dijadwalkan kembali ke darat pada hari Minggu. Siaran langsung menunjukkan cangkang pelindungnya telah terlindung dari panas yang menyengat selama masuk kembali.

Misi membawa 400 pon (180 kg) alat uji ke stasiun ruang angkasa, termasuk boneka bernama Ripley yang dilengkapi dengan sensor di sekitar kepala, leher, dan tulang belakangnya untuk memantau bagaimana perasaan penerbangan bagi manusia.

Bagaimana, kamu tertarik jalan-jalan ke luar angkasa? Nabung dulu ya!