Karakter Generasi Milenial alias Gen Y

Karakter Generasi Milenial alias Gen Y
(c) visual.ly

LAKBAN- Apa kamu termasuk Gen Y? Generasi milenial sering disebut juga Gen Y. Kamu yang berumur 15 sampai 34 tahun bloeh meyebut dirinya sebagai kelompok ini. Boleh dikata sebagai generasi yang sedang berada di usia produktif saat ini.

Banyak penelitian dan ulasan tentang Gen Y ini. Seperti ulasan bertajuk Mapping the political preferences  of Indonesia’s youth yang ditulis Ella S Prihatini di situs The Conversation.com. Ella mengungkap bahwa Gen Y sangat terbuka dalam nilai terkait persamaan gender dan ideologi politik. Analoginya dalam memilih produk atau belanja pun demikian.

Lakban kali ini akan mengupas 5 ciri di antaranya

#1 PENDAPAT PERORANGAN LEBIH DIDENGAR. Salah satu ciri Gen Y adalah gak mau ngandalin iklan konvensional saat butuh sesuatu alias mau belanja. Iklan perusahaan besar atau produk ternama belum tentu mampu membetot minat mereka. Gen Y lebih percaya pada like dan komen publik.

Di sinilah peran dan rejeki para influencer di medsos terbuka lebar. Mereka yang menjadi elebgram dengan jutaan follower dan banyak like serta komen menjadi pengiklan yang tak kalah mahal dibanding bintang iklan di TV. Biaya ‘endorse’ produk di medsos relatif murah dibandingkan dengan TV.  

 #2 LEBIH BANYAK BACA DARI SMARTPHONE.  Buku dan majalah digital banyak bertebaran. Gen Y leih banyak membaca dari media ini. Ada pdf nya gak? Itu salah satu pertanyaan teman kita Gen Y kala kita memberi info tentang sebuah bacaan yang bagus.

Koran cetak hampir tak pernah dikonsumsi. Media berita online menjadi santapan sehari-hari. Apalagi kalau di medsos mereka mendapat link berita yang dibagikan temannya.

#3 MENGANDALKAN AKUN DIGITAL. Gen Y pasti punya akun digital. Akun beberapa medsos, akun pembayaran digital, dan akun digital lainnya pasti dikantongi. Identitas para Gen Y ini ya akun digital. Sesekali saja mereka menggunakan ID semacam kartu pelajar, KTP dan SIM.  

#4 TETAP MENGANDALKAN KELUARGA. Gen Y tetap menjadikan keluarga sebagai tempat curhat. Pertimbangan anggota keluarga menjadi salah satu referensi penting di tengah jutaan informasi yang beredar di dunia nyata dan dunia maya.

#5 LEBIH BANYAK NONTON VIDEO STREAMING DARIPADA TELEVISI. Televisi semakin ditinggalkan. Apalagi bila TV digital belum bisa diakses. Gen Y lebih mengandalkan Youtube dan sejenisnya. Waktu menonton bisa disesuaikan apalagi pilhan materi yang akan ditonton.

Televisi pada gilirannya semakin terintegrasi dengan internet atau media online yang lebih interaktif. Beberapa provider menyediakan paket tayangan  keduanya.