Kejutan! Gelar Jawara NBA Buat Tim Dari Kanada : Toronto Raptors

Kejutan! Gelar Jawara NBA Buat Tim Dari Kanada : Toronto Raptors

 

LAKBAN – Final NBA 2019 diwarnai kejutan serius. Tim dari Kanada menjadi jawara basket NBA. Kompetisi paling bergengsi yang selama ini lebih dikenal sebagai ajang adu kuat antara tim-tim unggulan di daratan Amerika Utara.

Dalam game ke 6 Final NBA, Raptors memastikan diri sebagai kampiun setelah mengandaskan Golden State Warriors dengan skor 114-110. Dari 6 game yang dijalani tim dari Utara itu memenangi 4-2 atas pesaingnya.

Tim yang dikalahkan Raptors bukan sembarangan. GS Warriors adalah tim terkuat NBA dari San Fransisco, California. Tim tangguh yang mengambil nama Golden State sebagai ‘nickname’ atau moniker negara bagian yang banyak menghasilkan emas itu digawangi oleh pemain-pemain tangguh seperti Kevin Durant, Klay Thompson, dan Stephen Curry.

Sayang sekali Kevin Durant terkena cedera otot dan harus meninggalkan saat game kelima yang dimenangkan timnya dengan skor 106-105 beberapa waktu lalu. Stephen Curry yang tergolong tak terlalu tinggi menjadi pemain revolusioner NBA dengan tembakan-tembakan tiga angka yang spektakuler.  

Final kali ini memang menjadi milik Raptors. Pemain Raptors Kawhi Leonard pun menjadi Most Valuable Player. Ia pemain andalan Toronto Raptors of National Basketball Association (NBA). Leonard bermain basket basket selama dua musim untuk Santac State Aztecs, dan merupakan tim kedua All-American yang konsensus sebagai mahasiswa tingkat dua.

Leonard dipilih oleh Indiana Pacers dengan pick keseluruhan ke-15 dalam draft NBA 2011, tetapi diperdagangkan ke San Antonio Spurs pada hari yang sama. Setelah tujuh musim bersama Spurs, Leonard ditukar dengan Raptors pada tahun 2018.

Leonard ditunjuk untuk menjadi NBA All-Rookie First Team pada tahun 2012, dan memenangkan kejuaraan NBA dengan Spurs pada tahun 2014, ketika ia dinobatkan sebagai Finals Most Valuable Player (MVP). Pada 2019, ia memenangkan kejuaraan NBA kedua dan Final MVP setelah memimpin Raptors ke kejuaraan pertama mereka dalam sejarah waralaba.

Dijuluki "The Claw" karena keahliannya dalam mengolah bola, Leonard juga mendapatkan lima pilihan tim All-Defensive dan berturut-turut memenangkan penghargaan NBA Defensive Player of the Year pada 2015 dan 2016.