Kulinerkah Jalan Hidupmu?

Kulinerkah Jalan Hidupmu?

 

LAKEYBANGET.COM - Makan adalah kebutuhan hidup. Kebutuhan primer yang tidak bisa ditunda. Maka kita sering menggunakan istilah mencari sesuap nasi untuk menggambarkan upaya kita mencari nafkah sehari-hari.

Perut lapar bisa membuat orang kalap. Tak hanya perih melilit lambung. Tenaga pun tak ada. Tubuh kita butuh asupan gizi. Tak sekedar kenyang namun juga memenuhi kebutuhan akan protein, kalori, mineral dan nutrisi lainnya.  

Untuk hidup orang butuh makan. Namun, bisnis makanan ternyata menjadi jalan hidup juga. Bisnis rumah makan adalah salah satu bisnis tertua. Warung makan, kedai, lepau, angkringan hingga resto bertebaran di banyak tempat. Sejarah warung makan dan resto sejak era kolonial hingga era milenial sangat menarik digali.

Mengapa akhir-akhir ini para public figure terjun ke dunia kuliner? Sebut saja Resto Bumbu Desa milik Nicco Siahaan, Warung Tekko nya Titi Kamal dan Andhika Pratama, Ayam Gepreknya Bensu, dan masih banyak lagi. Beberapa diantara mereka melihat peluang itu karena mereka sendiri sering makan makan di resto. Dan popularitas mereka pun menjadi modal tersendiri untuk membranding merk.

Lapak kuliner daring dan luring bertebaran. Aplikasi berbasis transportasi pun mendukung pemasaran daring hingga konsumen bisa mendapatkan makanan yang dipesannya tak seberapa lama. Apalagi ada dukungan pembayaran digital yang membantu driver layanan pengantar makanan merasa aman untuk merogoh kocek terlebih dulu.  

Bagi banyak orang selera makan menjadi suatu gaya hidup tersendiri. Bahkan menjadi semacam wisata memanjakan lidah.  Bukan sekedar mengisi perut tetapi melibatkan pengalaman merasakan sesuatu yang bisa membentuk sensani tersendiri.

Yang enak belum tentu sehat. Maka menu sehat juga memiliki pangsanya sendiri. Ada sebagian orang yang memilih menjadi vegetarian. Punya kebiasaan hidup sehat yang tentu sangat berhitung dalam soal kalori dan kandungan nutrisi makanan yang diasup tubuhnya. Kolesterol dan gula dipantangnya. Maka peluang untuk menyediakan menu makanan sehat juga semakin menjanjikan.

Konsistensi dan inovasi menjadi kunci buat kamu yang ingin berbisnis kuliner. Diawali dari cinta dan pada dunia kuliner tentunya. Persoalan tentu kamu hadapi dalam mebangun bisnis apapun, namun kekuatan jiwa tangguhmu akan membuktikan bahwa kamu bisa hidup dari bisnis kuliner jika kamu mau.

Soal branding dan promo bukan milik para pesohor semata. Kamu bisa menjadi pesohor justru ketika kamu mampu membangun bisnis kuliner yang bisa memanjakan lidah konsumen. Tak sekedar uang, kamu juga akan menikmati ruang sosial yang tumbuh bersama bisnismu. Ada ketenaran, ada komunitas, ada berbagai hal yang bisa menjadi jalan buat kamu untuk berbagi.