Mengapa Ikan Tuna Bluefin Berharga Milyaran?

LAKBAN – Ikan mewah? Tentu saja, kalau dilihat dari harganya! Pada 5 Januari 2019, Kiyoshi Kimura, pemilik rantai restoran sushi Sushizanmai, rela membayar 333,6 juta yen atau setara Rp 43,8 M untuk tuna sirip biru seberat 278 kilogram. Lelang yang  gila-gilaan memang. Reputasi restoran menjadi taruhannya. Padahal paling tinggi secara rasional ada di kisaran Rp 9 M.

Sedangkan untuk harga ikan tuna sirip biru per kilo di Indonesia bisa mencapai harga Rp 90.000. ini baru kualitas standarnya. Sedangkan harga ikan tuna sirip buru kualitas super dijual seharga Rp 120.000 per kg.

Kalau begitu kita kaya dong? Indonesia negeri kepulauan. Wilayahnya lebih banyak didominasi perairan. Tapi bukan berarti kekayaan laut kita takkan habis. Itulah mengapa Pemerintah kita bertindak tegas. Menenggelamkan kapal pasing pencuri ikan dan memperkenalkan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Salah satu kekayaan laut adalah berbagai jenis ikan. Jenis yang paling ekonomis adalah keluarga tuna. Beberapa diantaranya seperti ikan tongkol, ikan cakalang, tuna mata besar, albakora, madidihang (yellowfin tuna), tuna sirip biru (bluefin tuna). Jadi tongkol juga keluarga tuna. Famili yang sama yaitu Scombridae.

Ikan tongkol dan cakalang memang mirip. Yang pertama lebih langsing dan warnanya lebih gelap. Yang kedua lebih terang dengan punggung keunguan. Ikan tongkol atau cakalang relatif terjangkau harganya.  Ikan tongkol di pasar perkilonya dijual Rp 15 ribu hingga Rp 28 ribu. Harga ikan cakalang pun tak jauh beda.

Disamping protein ikan tuna mengandung asam amino, lemak, vitamin, mineral, omega 3 yang sangat baik dan mudah untuk dicerna serta diserap tubuh. Enak dan bergizi tinggi. Orang Jepang sering menyantapnya mentah-mentah sebagai menu sashimi.

Pada tahun 2016 Indonesia mengambil bagian dalam memasok tuna sebanyak 16 % dari total produksi dunia. Indonesia dapat menghasilkan tuna, cakalang dan tongkol lebih dari 1,2 juta ton/tahun. Berdasarkan data Kementrian Kelautan dan Perikanan RI pada September tahun 2018

Permintaan dunia terhadap tuna cenderung tinggi bahkan cenderung overcapacity. Pasar cenderung kekuarangan pasokan. Apalagi setelah Pemerintah melarang alat tangkap sejenis cantrang. Semakin kurang pasokan ikan di pasaran. Pemerintah Indonesia telah mendapat dukungan dari  International Pole and Line Foundation sehingga pembelian tuna international yang tergabung di dalamnya akan mendapat harga premium.

Pemerintah telah mengeluarkan  dokumen harvest strategy framework tentang kerangka strategis pemanfaatan ikan tuna. Dengan kerangka ini semua diharapkan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih tinggi.  

Pengelolaan ini juga di harapkan memberi manfaat untuk  komunitas perikanan tuna, nelayan, serta meningkatkan perekonomian nasional. Pembaca suka makan ikan tuna?