Mozaic Heaven: Dari Fanart ke Pengembang Game

Mozaic Heaven: Dari Fanart ke Pengembang Game

LAKBAN  - Dunia industri kreatif pada bidang hiburan di Indonesia terus berkembang, bersamaan dengan dimulainya era Indonesia 4.0 komunitas Digital Artist dan pengembang game mulai tumbuh di berbagai kota, beberapa dari mereka mendirikan sebuah Creative Circle (Lingkaran Karya) yang merupakan perkumpulan dimana anggotanya sesama seniman atau pengembang game bekerja sama demi merilis suatu produk atau konten yang bisa dijual. Salah satunya adalah Mozaic Heaven.

Mozaic Heaven adalah sebuah Circle pengembang Game dari Indonesia yang berlokasi di Depok, Jawa Barat. Creative Circle yang telah berdiri selama 3 tahun lalu ini awalnya hanyalah sebuah perkumpulan bagi para penggemar anime dan manga yang beranggotakan 5 orang.

Seiring berjalannya waktu mereka memutuskan untuk mulai menggambar fanart-fanart (karya penggemar) dari anime-anime yang sedang populer sebagai konten jualan, hingga mereka memutuskan menjadi pengembang game Action-RPG. Pasukan yang memperkuatnya pun semakin kuat. Dengan beranggotakan 11 orang yang tersusun atas Programmer (sekaligus pemimpin), Composer, 2D Artist (真田さな - Sana Sanada), 3D Artist, Writer, dan Sound Editor.

Game pertama yang mereka rilis di Play Store berjudul Lucielle Disaster merupakan purwarupa dari game yang mereka kembangkan.

Game ini memiliki genre Shoot n Run yang menceritakan tentang seorang malaikat bernama Lucielle dan rekannya, Roo, yang membasmi hewan-hewan dan iblis yang kabur dari neraka.