Perlu Modal Bisnis Rintisan? KUR aja!

Perlu Modal Bisnis Rintisan? KUR aja!

LAKBAN -  Mau usaha? Kenapa tidak. Bahkan hukumnya dianjurkan bagi anak muda milenial Indonesia. Sunnah muakkad kalau meminjam istilah hukum Islam. Bangsa kita masih defisit pengusaha.  

Sekolah atau kuliah tak menjamin seseorang bisa masuk ke sektor formal. Ijazah belum berarti tersedianya kursi dan posisi. Bahkan untuk sekedar menjadi operator atau pekerjaan teknis pun persaingan di pasar kerja sangat ketat. Maka memilih untuk membangun bisnis sangat direkomendasikan buat anak muda.

Startup Business atau bisnis rintisan terus tumbuh seiring perkembangan ekonomi dan industri digital. Diantara yang tumbuh ada yang menguat ada yang stagnan dan banyak pula yang tumbang. Yang berkembang pesat tumbuh menjadi unicorn bahkan decacorn. 

Pilihan bisnis  rintisan cukup banyak. Penjualan daring dan luring semakin mudah diakses. Mentor bisnis juga bertebaran. Yang jadi masalah adalah modal. Kapan bisa mulai kalau tidak ada modal. Modal bisa datang dari berbagai sumber. Tabungan. Pinjaman. Atau Patungan.

Labih baik kamu memulai dengan modal sendiri. Merintis dari kecil hingga kamu bisa membuktikan bahwa usahamu layak dikembangkan. Nah, saat memerlukan modal tambahan untuk mengembangkan bisnis itulah kamu bisa mengajukan pinjaman. Yang paling dianjurkan adalah meminjam ke bank.

Bagaimana syarat meminjam ke bank? Kamu bisa mencari tahu dengan googling atau datang langsung ke bank. Kamu akan mendapatkan penjelasan tentang itu. Jika ingin mendapatkan kemudahan dalam persyaratan dan bunga yang ringan maka cobalah ajukan permohonan untuk mendapatkan KUR (kredit usaha rakyat).

Dengan skema KUR kita bisa mengajukan kredit yang cocok buat ‘orang kecil’. Buat pemula yang bermodal cekak. Juga bagi calon peminjam atau debitur yang tidak memiliki agunan. Di siniliah peran jaminan sangat penting. Dengan mekanisme penjaminan maka resiko atas gagalnya pengembalian kredit tidak sepenuhnya ditanggung pihak Bank.

Perusahaan penjamin tak hanya memberi jaminan kredit. Pemeringkatan dan pembinaan manajemen usaha juga diberikan. Sehingga kredit yang disalurkan sampai ke sasaran yang tepat. Dimanfaatkan dengan baik. Dan pada akhirnya berdaya guna.

Tidak perlu gengsi untuk mendapatkan KUR atau kredit sejenis. Yang penting kita gunakan secara produktif. Bukan untuk dikemplang atau habis untuk keperluan konsumtif. Maka beranilah untuk memulai usaha. Hambatan jangan membuat langkahmu terhenti. Dapatkan modal dan tambahan  modal melalui pinjaman dari bank atau lembaga permodalan yang sah.