Persahabatan Hingga Akhir dalam Stan and Ollie



LAKEYBANGET.COM - Persahabatan di atas panggung dan di luar panggung menjadi tema di banyak film. Selalu saja menarik. Menjadi kisah yang menyentuh dan membuka ruang kesadaran tentang dunia yang memang merupakan panggung sandiwara. Kenyataan sehari-hari kadang lebih dramatis daripada lakon di panggung itu sendiri. 


Inilah yang diiangkat dalam film Stan and Ollie. Kisah ini menjadi menarik karena mengungkap kisah di belakang panggung. Sebuah film yang sangat menarik. Diperankan oleh aktor-aktor berbakat. Dikemas dalam alur yang rapat. Jarak antara dunia panggung dan dunia nyata terkadang terasa begitu dekat.   
Komedian juga punya segudang masalah. Tak seluruh hari-harinya diawarnai senyum dan tawa. Banyak persoalan yang dihadapinya. Tak hanya soal ide pementasan. Hubungan dengan manajemen dan produser acara menguras banyak energi. Bahkan kadang memecah persahabatan. 

Kepentingan pribadi terutama menyangkut kontrak di panggung dan layar lebar terjalin dalam dialog dan adegan yang hidup. Hubungan persahabatan yang demikian erat telah menjelma menjadi persaudaraan. Namun ujian dalam mengatasi perbedaan diantara keduanya menjadi tahap yang harus ditempuh untuk membuktikan bahwa mereka memang sahabat sejati. 

Kita bisa menyelami suasana panggung dan dunia hiburan di tahun 1930 hingga 1950 an. Adegan-adegan di panggung dan reaksi penonton menggambarkan suasana yang sedemikian 'jadul'. Namun banyak hal yang ternyata aktual dengan kondisi kekinian.  

Karya Jon S Baird ini penuh kasih. Menyeimbangkan humor dan kesedihan, tawa dan air mata. Berlatar tahun-tahun senja Laurel dan Hardy, ini adalah kisah cinta yang lebih melankolis. Cinta dalam persahabatan. Cinta mereka dengan istri masing-masing. Perhatian dan saling pengertian.  

Ada kalanya gerak mereka kompak dan seirama, tetapi kadang-kadang hati mereka terpisah. Pertunjukan utama yang luar biasa dari Steve Coogan dan John C Reilly. Keduanya dipasangkan dengan pemeran pendukung  yang bisa mengimbangi kemampuan akting dengan prima. Nina Arianda dan Shirley Henderson sebagai istri Stan dan Ollie. 

Khalayak pertama kali bertemu Laurel dan Hardy pada tahun 1937, di puncak permainan Hollywood mereka. Mereka populer, tetapi bergaji rendah. Jauh bila dibandingkan dengan "Charlie, Buster, dan Harold" . Kontrak sangat merugikan keduanya. Pendapatan yang tinggi dari film dan panggung hanya menguntungkan produser. Mereka sempat terpisah saat Stan mengambil inisiatif untuk keluar dari manajemen.    

Enam belas tahun kemudian, dengan keuangan yang gagal, Laurel dan Hardy tiba di Newcastle. Keduanya merawat luka lama. Mereka seharusnya melakukan tur untuk mendukung proyek film baru tentang Robin Hood. 

Sebagai gantinya, mereka fokus pada interaksi penuh chemistry  antara Laurel dan Hardy, yang secara sempurna diperankan oleh Coogan dan Reilly. Mereka sangat kompak. Sejiwa dan mampu menyampaikan pesan yang kuat. Tentang Cinta, Persahabatan dan Profesionalisme