Searching: Film Thriller Terbaik 2018

LAKEYBANGET.COM – Film apa yang tak boleh kamu lewatkan di 2018? Salahsatunya adalah film berjudul Searching. Hingga 16 September 2018, Searching telah meraup USD 19.6 juta di Amerika Serikat dan Kanada, dan USD 26.2 juta di wilayah lain, untuk total pendapatan kotor di seluruh dunia sebesar USD 45.8 juta. Film yang disutradarai oleh oleh Aneesh Chaganty dan ditulis oleh Chaganty dan Sev Ohanian ini termasuk salah satu Box Office yang mendapat pujian dari banyak kritikus.

Kisah ini menjadi salah satu thriller dengan plot yang tak terduga. Berkisah tentang seorang lelaki yang dipagut oleh rasa kehilangan yang dalam. Betapa sedihnya kehilangan anak setelah kehilangan istri. Itulah yag dialami David Kim.

Adegan-adegan awal film ini sangat menyentuh. David Kim melihat video masa lalu putrinya, Margot dan mendiang istrinya, Pamela. Setelah Pamela meninggal karena kanker, hubungan David dan Margot semakin menjauh. Pada satu malam, Margot pergi untuk belajar kelompok. Saat David tidur, Margot menelponnya tiga kali.

Film ini dibintangi John Cho sebagai David Kim, suami Pamela Nam dan ayah Margot, Michelle La sebagai Margot Kim, putri David dan Pamela Kim,  Debra Messing sebagai Detektif Rosemary Vick. Film ini mendapat penghargaan pada  Sundance Film Festival. Penonton memberi klasifikasi A pada film ini.  

Kembali ke cerita, ternyata Margot, putri Kim, tidak pergi les piano. Bahkan ketika dilacak, ternyata Margot sudah keluar dari program les piano. Uang les digunakannya untuk keperluan lain. Informasi yang diterima sebatas transfer dana melalui salah satu platform pembayaran digital sebesar USD 2.500.  

Mau tidak mau David memutuskan untuk melaporkan anaknya sebagai orang hilang. Kasusnya diserahkan ke fihak kepolisian. Detektif Rosemary Vick, yang meminta David untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang Margot. David menghubungi semua teman-teman Margot setelah berhasil login ke Facebook, dan menemukan bahwa dia tidak memiliki teman dekat.

Setelah Vick menemukan bahwa Margot membuat KTP palsu untuk dirinya sendiri, dia mengatakan kepada David bahwa putrinya mungkin mencuri uangnya dan melarikan diri. David menemukan bahwa Margot memiliki akun YouCast (video blogging), dan Margot sering berbicara kepada pengguna yang bernama fish_n_chips. Melalui berbagai akun media sosial, David menemukan bahwa Margot sering mengunjungi Danau Barbosa dan menghubungi Vick tentang penemuannya.

Kru pencarian dikirim ke Danau Barbosa, di mana mereka menemukan mobil Margot di bawah air dan uang USD 2500 di dalamnya. David melihat melalui foto TKP dan menemukan foto jaket Peter, saudaranya di mobil Margot. Ia kemudian menemukan pesan teks ganjil antara Peter dan Margot yang menunjukkan ada hubungan seksual antara keduanya. David lalu mengunjungi Peter. Setelah perkelahian antara keduanya, Peter memberitahu David bahwa teks tersebut sebenarnya tentang merokok ganja bersama, dan menuduh David menjadi adalah seorang ayah yang tidak kompeten.

Segera setelah itu, Vick menelpon David dan mengatakan kepadanya bahwa seorang mantan narapidana bernama Randy Cartoff mengaku dalam sebuah video online bahwa ia memperkosa dan membunuh Margot, kemudian bunuh diri. Sambil mempersiapkan permakaman Margot di sebuah situs web, David kebetulan menemukan sebuah gambar iklan yang sesuai gambar profil fish_n_chips'. Sebuah pencarian gambar membantunya menemukan bahwa gambar tersebut adalah seorang model.

Dia kontak model tersebut, yang tidak mengetahui tentang Margot atau kasusnya. Ketika mencoba untuk memanggil Vick, David secara tidak sengaja mengetahui bahwa Vick sukarela untuk kasus ini.

Didorong oleh rasa curiga, David menemukan sebuah artikel tentang Vick dan melihat gambar dirinya dengan Cartoff dan beberapa mantan napi, menjadi relawan dalam membangun kembali rumah-rumah. Percaya bahwa Vick terlibat kematian Margot, David menghubungi Sheriff Kepolisian. Vick menyerah kepada polisi setelah mereka tiba dengan David.

Bagaimana akhir kisahnya? Apa apa alasan Vick terlbat dalam kasus ini? Kamu sebaiknya nonton dan menuliskan pendapatmu di akun medsos atau blog-mu.