Sistem Pengkodean (Bagian 2)

Sistem Pengkodean (Bagian 2)
unicode/ collage

KALI ini kita kembali membahas tentang sistem pengkodean atau coding system ya, Guys. Wawasan tentang hal ini akan sangat berguna bagi kamu generasi digital atau generasi millenial. Interaksimu dengan mesin komputer tak terelakkan lagi. Dan kamu tidak boleh ketinggalan. Apapun profesimu, sentuhan digital pasti akan mempengaruhimu.

Kode ASCII (American Standard Codes for International Interchange) adalah kumpulan kode-kode yang dipergunakan untuk mempermudah interaksi antara user dan komputer. Sementara itu, Unicode adalah suatu standar industri yang dirancang untuk mengizinkan teks dan simbol dari semua sistem tulisan di dunia untuk ditampilkan dan dimanipulasi secara konsisten oleh komputer. Dikembangkan secara tandem dengan standar Universal Character Set dan dipublikasikan dalam bentuk buku The Unicode Standard.

Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter “|”.

Sementara itu, Unicode mengandung suatu kumpulan karakter, suatu metodologi pengkodean dan kumpulan standar penyandian karakter, suatu kumpulan bagan kode untuk referensi visual, deskripsi sifat karakter seperti huruf besar dan huruf kecil, suatu kumpulan data referensi berkas komputer, serta aturan normalisasi, dekomposisi, pembandingan (collation), serta penggambaran (rendering).

Keberhasilan dalam pengembangan Unicode telah diterapkan pada teknologi-teknologi terkini, termasuk XML, bahasa pemrograman Java, dan sistem operasi modern.  

Kamu  dapat memeriksa simbol di komputer Anda dengan mengetikkan kode desimalnya

1. Buka Notepad (Mulai> Program> Aksesoris> Notepad)

2. Pastikan NUM LOCK diaktifkan

3. Tekan dan tahan ALT

4. Dari Numpad masukkan 3 digit yang Anda inginkan (contoh 234 untuk Ω)

5. Lepaskan ALT, dan simbolnya akan muncul.

Penting bagimu untuk memahami bahwa bahwa semua komputer menggunakan ASCII karena kode yang berbeda akan mewakili nilai yang berbeda. Contoh jika komputer menggunakan sistem XYZ (fiktif) dan yang lain menggunakan ASCII, karya HELLO akan diwakili secara berbeda pada dua mesin. Ketika komputer dengan sistem representasi XYZ menerima file teks dari komputer dengan sistem representasi ASCII daripada HELLO, orang akan melihat $! ** -. Salah alias beda.

Karena saat ini komputer digunakan di seluruh dunia, sistem baru sedang digunakan yaitu UNICODE

UNICODE kompatibel dengan ASCII tetapi kemudian menggunakan sistem yang berbeda. Daftar karakter UNICODE dapat diakses.  http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Unicode_characters.

Bagaimana Komputer Menampilkan Urutan? Kode karakter yang ditugaskan untuk karakter di ASCII sangat penting karena mereka dapat digunakan untuk mengurutkan huruf dan membedakan dari huruf besar ke huruf kecil. Misalnya jika huruf C, V dan B harus diurutkan, mereka dapat dengan mudah diurutkan dengan melihat kode ASCII mereka dan menggunakannya untuk mengurutkan teks dalam urutan naik (AZ) atau menurun (ZAA).

Kalau kamu tertarik. Salah satu alternatifnya adalah kamu bisa kursus. Coba buka oemahcodinger,com dan dapatkan informasi serta source untuk belajar atau melatih kemampuanmu!