Tips Blocking dalam Menyutradarai Filmmu

LAKEYBANGET.COM- Kamu sudah mulai membuat film dengan kameramu? Kalau kamu dapat tugas dari sekolah untuk membuat film pendek maka ada baiknya kamu memahami tentang blocking dalam film. Ini menjadi tugas sutradara.

Salah satu bagian yang paling membuat frustrasi dan menakutkan dari pekerjaan seorang sutradara adalah blocking adegan. Hal yang biasanya dilakukan kali pertama ia menginjakkan kaki di lokasi syuting.

Jika seorang sutradara tidak memahami konsep blocking dan pementasan, dan mereka juga tidak tahu bagaimana berbicara bahasa aktor, mereka akhirnya akan membuang-buang waktu. Pengambilan gambar yang berharga akan hilang.

Setiap syuting film dibagi menjadi lima bagian, yaitu :

  1. Blok - menentukan di mana aktor akan berada di set dan posisi kamera pertama
  2. Cahaya - waktu untuk DOP untuk menyalakan set dan memposisikan kamera untuk pengambilan gambar pertama
  3. Rehearse - latihan kamera dari pengaturan pertama dengan aktor dan kru
  4. Penyesuaian - membuat pencahayaan dan penyesuaian lainnya
  5. Bidik - merekam adegan pertama (lalu ulangi prosesnya)

Blocking adegan hanyalah "mengerjakan detail gerakan aktor terkait dengan kamera."

Kamu juga dapat menganggap pemblokingan sebagai koreografi tarian atau balet: semua elemen di set (aktor, ekstra, kendaraan, kru, peralatan) harus bergerak dalam harmoni yang sempurna satu sama lain.

Berikut adalah 5 tips blocking penting yang diungkap Peter D. Marshall, pembuat film yang telah berkutat dalam perfilman tak kurang dari 35 tahun :  

  1. Memiliki daftar shoot yang  akan membantumu selama proses pemblokingan. Daftar shoot seperti peta: memberimu jalan ke tujuanmu, tetapi kamu tidak harus selalu mengikutinya
  2. Biarkan para aktor menunjukkan kepadamu apa yang ingin mereka lakukan terlebih dahulu, kemudian, ketika kamu membuat saran, itu didasarkan pada sesuatu yang sudah kamu lihat
  3. Di mana kamera ditempatkan ditentukan terutama oleh apa yang penting dalam adegan.
  4. Blocking seperti puzzle: sutradara perlu terus bekerja sampai seluruh adegan bekerja.
  5. Dalam televisi dan film dengan anggaran rendah, kecepatan sangat penting, ceritakan dan sembunyikan beberapa adegan sehingga aksimu berlangsung dalam satu arah (untuk menghindari membalikkan kamera agar terbalik.)