Lakeybanget.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian publik usai tampil gemilang pada ajang Moto3 Brasil, Minggu (22/3). Tidak hanya karena keberhasilannya meraih podium, Veda juga mendapat sorotan luas akibat keputusannya tidak mengikuti tradisi perayaan sampanye di podium.
Veda Ega mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu finis di posisi tiga besar pada ajang Moto3 Brasil. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh para penggemar balap Tanah Air.
Namun, momen di luar lintasan justru menjadi perbincangan hangat di media sosial. Saat pembalap lain merayakan kemenangan dengan menyemprotkan sampanye, Veda memilih untuk menepi dan tidak ikut serta dalam selebrasi tersebut.
Keputusan itu memicu gelombang pujian dari netizen. Banyak yang menilai sikap Veda mencerminkan konsistensi dalam memegang prinsip sebagai seorang Muslim.
“Karena Veda orang Islam, dia harus menghindari minuman beralkohol. Mantap, semoga ke depannya lagu Indonesia Raya yang berkumandang,” tulis seorang netizen.

Pujian juga datang dari warganet luar negeri. “Respect Veda, no champagne as a Muslim, proud from Malaysia,” tulis pengguna lain.
Beberapa komentar lain menyebut bahwa sikap tersebut menunjukkan keteguhan Veda dalam menjaga nilai-nilai yang diyakininya, bahkan di panggung internasional.
Di klasemen sementara Moto3, Veda Ega kini menempati posisi kedua dengan raihan 27 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen. Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di seri-seri berikutnya semakin terbuka lebar.
