Musk Bidik Pendapatan AI SpaceX US$500 Miliar

Lakeybanget.com – CEO SpaceX Elon Musk memproyeksikan bisnis kecerdasan buatan (AI) perusahaan dapat mencetak pendapatan hingga US$500 miliar per tahun, setara sekitar Rp8.911,5 triliun.

Target itu ditopang ekspansi besar-besaran kapasitas komputasi AI SpaceX. Musk mengatakan perusahaan menargetkan kapasitas 10 gigawatt (GW) pada akhir 2027, naik drastis dari sekitar 1,4 GW saat ini.

“Nilai per watt mungkin akan berada di kisaran US$30 hingga US$50,” kata Musk dalam pidato kepada karyawan SpaceX yang diunggah di X, Kamis (13/8).

Dengan asumsi tersebut, kapasitas 10 GW dapat menghasilkan pendapatan sekitar US$300 miliar hingga US$500 miliar per tahun. Mengacu kurs US$1 sebesar Rp17.823, nilainya mencapai sekitar Rp5.346,9 triliun hingga Rp8.911,5 triliun per tahun.

“Angka yang besar,” ujar Musk.

Musk bahkan memperkirakan bisnis AI akan segera menjadi sumber pendapatan terbesar SpaceX. Menurutnya, pendapatan AI berpotensi melampaui seluruh bisnis SpaceX lainnya pada September 2026 dan semakin dominan pada kuartal IV tahun ini.

“Pendapatan AI kami mungkin akan melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada September, seperti bulan depan, dan akan jauh melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada kuartal keempat,” kata Musk.

Transformasi ini menandai perubahan besar bagi SpaceX yang selama ini dikenal sebagai perusahaan antariksa dengan produk seperti Falcon 9, Falcon Heavy, Dragon, dan Starship.

Awal tahun ini, SpaceX mengakuisisi xAI, perusahaan AI yang didirikan Musk pada 2023. xAI merupakan pengembang chatbot Grok dan mengoperasikan superkomputer Colossus di Tennessee, Amerika Serikat.

Musk memperkirakan peran AI di SpaceX akan terus membesar. Dalam empat hingga lima tahun, ia bahkan memprediksi AI dapat menyumbang 99 persen nilai SpaceX.

“Lima tahun, saya yakin,” kata Musk.

Ambisi SpaceX tidak berhenti pada pusat data dan komputasi di Bumi. Perusahaan juga berencana membangun kompleks manufaktur semikonduktor bernama Terafab di Texas bersama Tesla untuk memproduksi chip canggih.

Di sisi lain, SpaceX menyiapkan konsep jaringan hingga satu juta satelit AI bernama Starmind di orbit rendah Bumi. Satelit-satelit tersebut direncanakan diluncurkan menggunakan Starship, roket raksasa yang masih dalam tahap pengembangan.

Dalam visi jangka panjangnya, Musk bahkan membayangkan pembangunan pabrik di Bulan untuk mendukung pusat data di luar Bumi. Satelit AI nantinya disebut dapat diluncurkan dari permukaan Bulan menggunakan electromagnetic mass driver, sistem peluncuran elektromagnetik berdaya tinggi.

Dengan agenda tersebut, SpaceX perlahan bergerak melampaui bisnis roket dan satelit. AI kini diposisikan Musk sebagai mesin pertumbuhan utama perusahaan—dengan target pendapatan yang mencapai ratusan miliar dolar per tahun.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *