Lakeybanget.com – Liverpool mendapat sinyal positif dari Lucca Brughmans. Kiper 18 tahun itu langsung tampil impresif saat kembali memperkuat Genk dengan status pinjaman setelah direkrut The Reds pada bursa transfer musim panas.
Brughmans tampil sebagai pemain terbaik ketika Genk menghadapi Anderlecht. Ia sukses menjaga gawangnya tetap steril sekaligus membantu Genk memperpanjang rekor tak terkalahkan di kasta tertinggi Liga Belgia menjadi empat pertandingan.
Laga tersebut menjadi penampilan perdana Brughmans bersama Genk setelah Liverpool memboyongnya dengan nilai transfer £30 juta atau sekitar Rp680 miliar.
Nilai transfer tersebut membuat Brughmans tercatat sebagai kiper termahal di dunia untuk pemain berusia di bawah 23 tahun. Ia juga menjadi penjaga gawang termahal kedua dalam sejarah Liverpool, hanya di bawah Alisson Becker.
Alisson didatangkan Liverpool dari AS Roma pada 2018 dengan mahar sekitar £65 juta atau lebih dari Rp1,4 triliun.
Menghadapi Anderlecht, Brughmans tampil tenang di bawah mistar. Ia mencatat empat penyelamatan dan sembilan recovery untuk membantu Genk mengamankan clean sheet.
Hasil tersebut menjadi clean sheet kedua Genk secara beruntun setelah sebelumnya menghancurkan SK Beveren dengan skor 4-0 pada akhir Agustus.
Performa impresif itu menjadi pembuktian awal mengapa Liverpool berani mengeluarkan dana besar untuk memboyong Brughmans. Namanya pun mulai disebut-sebut sebagai salah satu kandidat penerus Alisson di masa depan.
Namun, Brughmans memilih tidak larut dalam sorotan.
Ia mengungkapkan proses kepindahannya ke Liverpool berlangsung sangat cepat. Setelah tiba di Merseyside, sang kiper langsung menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak.
“Akhir pekan lalu sangat sibuk. Saya hanya sempat melihat tempat latihan Liverpool. Saat itu sudah cukup larut, jadi saya harus langsung menjalani tes medis dan kemudian menandatangani kontrak,” kata Brughmans kepada Nieuwsblad.
Setelah menyelesaikan proses transfer, Brughmans langsung kembali ke Genk dan mengikuti latihan pada Senin. Ia menilai kembalinya ke rutinitas tim membuat dirinya lebih cepat beradaptasi dengan situasi baru.
“Untungnya, saya bisa kembali bergabung dengan tim untuk latihan pada Senin. Dengan begitu, saya bisa cepat kembali ke kenyataan. Situasi saya juga tidak terasa berbeda. Saya tahu bagaimana mereka memandang saya di KRC Genk. Bagi mereka, saya tetap Lucca yang sama seperti sebelum transfer,” ujarnya.
Kini, Brughmans akan melanjutkan proses perkembangan bersama Genk. Liverpool berharap masa peminjaman tersebut dapat memberinya pengalaman dan jam terbang sebelum kembali ke Anfield sebagai kiper yang lebih matang.
