Hiburan

Disebut Kabur dari Karantina, Warganet Nunggu Klarifikasi Rachel Vennya

Hendi Firdaus

Posted on 14 Oct 2021

LAKEYBANGET.COM - Belakangan ini ramai dikabarkan terkait kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Wisma Atlet saat jalani karantina pada hari ketiga. Pasalnya, Rachel harus menjalani karantina selama 8 hari setelah pulang dari Amerika Serikat.

Biasanya, Rachel Vennya langsung mengklarifikasi kabar tak sedap. Hal ini terlihat saat ada isu dana penggelapan dana bansos. kini, warganet menunggu klarifikasi serupa tentang kabur dari Wisma Atlet. Hal itu terlihat dari kolom komentar di akun Instagram @rachelvennya.

"biasanya lgsg set sat set klarifikasi say," tulis warganet.

"Klarifikasi yuk Buna hihihi kmren pas dana bansos langsung cepet klarifikasi nya," kata netizen.

"yang nunggu klarifikasi sabar dulu masih merangkai kata kata," ujar warganet.

Hingga saat ini, hampir semua unggahan dibatasi komentarnya. Sementara itu, warganet yang meminta klarifikasi belum mendapat jawaban. Akun tersebut masih aktif mengunggah stories.

Dalam satu hari terakhir ada beberapa stories yang mempromosikan produk fashion. Namun dalam feed, Rachel tidak mengunggah hal terbaru.

Sementara itu Kodam Jaya selaku Kogasgabpad COVID-19 melalui Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwis BS pun merespons berita yang saat ini tengah ramai diperbincangkan. Herwin mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendalami keterlibatan oknum TNI tersebut.

"Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari Hulu sampai ke Hilir, dalam arti pemeriksaan dilakukan dimulai dari Bandara sampai dengan di RSDC wisma Pademangan," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Herwin, ditemukan adanya oknum anggota TNI berinisial FS dari bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan non prosedural. Sehingga, atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad COVID-19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya.

Penyelidikan akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya.