FIFA Beri Perlakuan Khusus Bendera Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?

Lakeybanget.com – Bendera Arab Saudi mendapat perlakuan khusus dari FIFA saat tim nasional mereka menghadapi Uruguay dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Selasa (16/6) pagi WIB.

Pada pertandingan tersebut, Arab Saudi tampil mengejutkan dengan menahan imbang Uruguay 1-1. Tim berjuluk The Green Falcons bahkan sempat unggul lebih dahulu melalui gol Abdulelah Al Amri pada menit ke-41. Uruguay baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-80 lewat aksi Maximiliano Araujo.

Selain hasil pertandingan yang menarik perhatian, prosesi seremonial sebelum laga juga menjadi sorotan. FIFA menerapkan perlakuan berbeda terhadap bendera Arab Saudi dibandingkan pertandingan-pertandingan lain sepanjang turnamen.

Biasanya, bendera kedua tim dibentangkan di atas rumput saat lagu kebangsaan dikumandangkan, sementara para pembawa bendera berdiri di sekelilingnya. Namun, dalam laga Arab Saudi melawan Uruguay, bendera Arab Saudi tetap diangkat dan tidak diletakkan menyentuh permukaan lapangan.

Menurut laporan Roya News, keputusan tersebut diambil FIFA dengan mempertimbangkan nilai budaya dan keagamaan yang melekat pada bendera Arab Saudi.

“Bendera Arab Saudi secara resmi memuat deklarasi keimanan Islam, yang mengharuskan bendera tersebut diperlakukan dengan sangat hati-hati dan dilindungi dari praktik-praktik yang dapat dianggap mengurangi makna simbolis dan religiusnya,” tulis Roya News.

Bendera Arab Saudi berwarna hijau itu memuat kalimat syahadat, yakni pernyataan keimanan dalam Islam yang berbunyi, “Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah.” Karena dianggap suci, otoritas Arab Saudi memiliki aturan ketat terkait penggunaan dan penanganan bendera nasional mereka.

Untuk menjaga prinsip kesetaraan antar peserta turnamen, FIFA juga memberikan perlakuan serupa terhadap bendera Uruguay pada momen tersebut.

Secara historis, Arab Saudi memang menerapkan pedoman khusus terhadap penggunaan bendera negaranya. Bendera tersebut tidak pernah dikibarkan setengah tiang saat masa berkabung, tidak dipasang dalam posisi terbalik, serta penggunaannya untuk kepentingan komersial sangat dibatasi. Bahkan, simbol bendera Arab Saudi tidak pernah dicantumkan pada bola sepak guna menghindari kemungkinan terinjak atau diperlakukan secara tidak hormat.

Perlakuan khusus ini menunjukkan upaya FIFA dalam menghormati nilai budaya dan keagamaan setiap negara peserta, sekaligus menjaga kesetaraan dalam penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *