Lakeybanget.com – Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit. General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna menilai konsistensi bakal menjadi penentu utama dalam perebutan mahkota hingga akhir musim.
Menurut Dall’Igna, pembalap tidak harus mendominasi dengan meraih banyak kemenangan untuk menjadi juara. Yang lebih penting adalah terus mengamankan poin dan menghindari hasil buruk pada setiap seri tersisa.
“Saya berpendapat bahwa gelar juara dunia ini akan dimenangkan oleh siapa yang tampil terbaik dari sekarang hingga akhir seri kejuaraan,” kata Dall’Igna seperti dikutip dari MotoGP, Kamis (3/9/2026).
Dall’Igna menegaskan, kemenangan memang penting, tetapi konsistensi bisa menjadi pembeda ketika persaingan di papan atas berlangsung ketat.
“Kalian bisa memenangkan gelar dengan kemenangan seri yang sangat sedikit, tetapi kalian bisa bermain konsisten, konstan, dan di atas semua, kalian tidak boleh mendapatkan nol poin,” ujarnya.
Ducati kini berupaya mempertahankan gelar juara dunia setelah Marc Marquez menjadi kampiun musim sebelumnya. Pabrikan asal Italia itu masih berada dalam persaingan melalui Marquez.
Pembalap asal Spanyol tersebut menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 237 poin. Marquez hanya tertinggal 19 poin dari Jorge Martin yang membela Aprilia Racing.
Selisih tipis itu membuat setiap seri tersisa menjadi krusial. Satu hasil buruk bisa mengubah peta persaingan sekaligus membuka peluang bagi rival untuk mengambil alih posisi teratas.
Dall’Igna pun mengingatkan bahwa kemampuan menghindari nol poin akan menjadi senjata penting dalam perburuan gelar. Pembalap yang mampu menjaga ritme, finis konsisten, dan meminimalkan kesalahan dinilai memiliki peluang lebih besar menjadi juara.
Bagi Ducati, tantangannya kini jelas: menjaga Marquez tetap kompetitif hingga garis finis musim. Jika mampu mempertahankan konsistensi, Ducati berpeluang kembali mengangkat trofi MotoGP dan melanjutkan dominasi mereka di kelas premier.
