Lakeybanget.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekesalannya terhadap keputusan Video Assistant Referee (VAR) dalam laga pekan ke-25 Liga Inggris melawan Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2). Drama VAR terjadi di penghujung pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk The Citizens.
Kontroversi bermula pada masa injury time babak kedua ketika gol Rayan Cherki dianulir wasit Craig Pawson setelah meninjau ulang insiden melalui VAR. Gol tersebut sejatinya sempat membuat Manchester City unggul 3-1 atas Liverpool.
Guardiola menilai keputusan tersebut tidak menggunakan akal sehat. Ia menganggap pelanggaran yang terjadi merupakan hal lumrah dalam sepak bola dan seharusnya tidak membatalkan gol timnya.
“Ayolah wasit, berikan gol itu dan pulang. Pakailah akal sehat. Saya tahu dia [Szoboszlai] menariknya, tetapi berapa banyak tarikan yang terjadi dalam pertandingan di mana wasit memutuskan terus bermain?” ujar Guardiola, dikutip dari Independent.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester City lebih dulu tertinggal akibat gol Dominik Szoboszlai. Namun, tim tamu mampu membalikkan keadaan melalui gol Bernardo Silva dan Erling Haaland.
Drama terjadi saat Liverpool berupaya menyamakan kedudukan. Kiper Alisson Becker naik membantu serangan, namun situasi itu justru dimanfaatkan Man City. Cherki mencetak gol dari tengah lapangan ke gawang yang kosong.
Sebelum bola masuk, Haaland berusaha mengejar bola dan terlibat kontak dengan Szoboszlai yang menjadi pemain terakhir Liverpool. Gelandang The Reds itu menarik jersey Haaland, yang kemudian juga melakukan tarikan balik dalam kondisi kehilangan keseimbangan. Insiden tersebut menjadi bahan tinjauan VAR.
Setelah melihat ulang kejadian, wasit memutuskan menganulir gol Cherki dan mengganjar kartu merah kepada Szoboszlai. Keputusan itu membuat skor tetap 2-1 hingga laga berakhir, sekaligus memastikan kemenangan Manchester City atas Liverpool.
