Lakeybanget.com – Kerinduan Indro terhadap dua sahabatnya, Dono dan Kasino, terasa kuat dalam pertunjukan “Tribute to Warkop DKI” di Synchronize Fest 2026. Di panggung Forest, Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10) malam, Indro mengajak penonton mengenang kebersamaan trio lawak legendaris tersebut.
Komedian bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro itu menyampaikan rasa terima kasih kepada publik yang terus menyambut Warkop DKI, meski Dono dan Kasino telah tiada.
“Terus terang, kami tidak akan ada di sini tanpa Anda semua. Dan itu akan selalu kami ingat. Apalagi dengan ketidakadaannya Mas Dono, Mas Kasino, Anda semua masih antusias menyambut kita semua,” ujar Indro.
Pertunjukan ini menjadi penghormatan bagi warisan Warkop DKI yang dibangun melalui karya dan penampilan Dono, Kasino, serta Indro. Sejumlah musisi dan komedian turut menghidupkan kembali lagu-lagu yang melekat dengan grup tersebut.
Duo Bahlul, yang terdiri atas Sahil dan Kamal, membuka rangkaian penampilan dengan membawakan lagu “Mana Tahan” dan “Aku Anak Desa”, diiringi Orkes Nunung CS.
Panggung kemudian diramaikan Trio GJLS, yakni Rigen, Rispo, dan Hifdzi. Mereka membawakan “Ya Mustafa” dan “Bakumba Kero”, menghadirkan kembali karya-karya yang menjadi bagian dari perjalanan Warkop DKI.
Cuplikan video lawas Dono, Kasino, dan Indro turut ditampilkan sebagai pelengkap setiap lagu. Kehadiran rekaman tersebut membawa penonton kembali pada momen-momen yang mengukuhkan Warkop DKI sebagai salah satu grup lawak legendaris Indonesia.
Indro juga menyampaikan apresiasi kepada para pengisi acara dan penyelenggara yang telah menghadirkan panggung penghormatan tersebut.
“Terima kasih untuk Duo Bahlul, GJLS, dan Synchronize Fest telah memberikan panggung ini untuk kita semua,” katanya.
Suasana semakin emosional ketika Indro menyanyikan “Dan Aku Rindu”, lagu yang didedikasikan untuk mengenang Dono dan Kasino. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen paling personal dalam pertunjukan itu.
Di hadapan penonton, Indro kemudian mengajak semua yang hadir untuk mendoakan kedua sahabatnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
“Teman-teman makasih banget. Boleh enggak saya minta, kita doain Mas Dono dan Mas Kasino menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa mulai. Terima kasih,” ujar Indro.
Ajakan tersebut menutup penghormatan malam itu dengan suasana khidmat. Di tengah lagu, rekaman lawas, dan kenangan yang dihadirkan kembali, pertunjukan “Tribute to Warkop DKI” menjadi pengingat bahwa karya Dono dan Kasino masih hidup dalam ingatan publik, bersama Indro yang terus menjaga warisan persahabatan mereka.
