Lakeybanget.com – Pemain Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara, berpeluang melanjutkan karier profesional di Spanyol. Klub Segunda Division, Burela FS, dikabarkan berminat merekrut pemain berusia 21 tahun tersebut.
Israr menjadi salah satu pilar penting saat Timnas Futsal Indonesia meraih posisi runner-up di AFC Futsal Asian Cup 2026. Performa impresifnya, termasuk torehan tiga gol di partai final dan hattrick saat menghadapi Iran, disebut menjadi alasan ketertarikan klub asal Galicia tersebut.
Pembicaraan mengenai kemungkinan transfer ke Spanyol sebenarnya sudah berlangsung sejak 2025. Namun hingga kini belum ada kesepakatan final karena masih menunggu keputusan manajemen Cosmo JNE, klub yang saat ini menaungi Israr.
“Masih nunggu informasi dari manajemen. Kalau kontrak di Cosmo sudah mau selesai, tidak tahu juga apakah (kontrak) di Cosmo akan diperpanjang atau tidak,” ujar Israr.
Ia menilai padatnya jadwal pertandingan, baik di Pro Futsal League Indonesia maupun bersama tim nasional, turut memengaruhi proses negosiasi. Dalam satu tahun terakhir, Israr tampil di berbagai ajang seperti turnamen Four Nations, SEA Games, hingga AFC Futsal Asian Cup 2026.
“Mungkin karena takut mengganggu fokus bertanding,” tambahnya.
Israr tak menampik keinginannya merantau demi meningkatkan kualitas permainan. Bermain di kompetisi luar negeri menjadi target pribadi yang ingin segera ia wujudkan.
“Bermain di klub futsal luar negeri menjadi keinginan terbesar saya. Ingin menimba ilmu di sana. Target pribadi saya itu selain ingin bermain di luar negeri juga ingin membawa Indonesia bermain di Piala Dunia Futsal,” tuturnya.
Burela FS sendiri saat ini berkompetisi di kasta kedua Liga Spanyol (Segunda Division), namun memiliki sejarah panjang tampil di divisi tertinggi.
Jika transfer ini terealisasi, Israr berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di kompetisi futsal profesional Spanyol. Langkah tersebut akan menambah daftar pemain Indonesia yang merumput di Eropa, mengikuti jejak Evan Soumilena yang sebelumnya berkarier di Portugal.
Peluang ini menjadi momentum penting, tak hanya bagi Israr, tetapi juga bagi perkembangan futsal Indonesia di panggung internasional.
