Konflik Riyadh Ancam Gelaran Piala Asia di Arab Saudi

Lakeybanget.com – Serangan rudal Houthi yang menyasar Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi, memicu kekhawatiran terhadap keamanan Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di negara tersebut pada Januari mendatang. Situasi keamanan yang belum menentu membuat keselamatan pemain, suporter, dan staf menjadi sorotan menjelang turnamen sepak bola terbesar di Asia itu.

Presiden FIFPRO Asia-Oseania Beau Bush menyatakan keprihatinan atas dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Ia mengakui meningkatnya kekhawatiran para pemain terhadap penyelenggaraan Piala Asia 2027.

Bush menegaskan keselamatan seluruh pihak harus menjadi prioritas utama dalam persiapan turnamen. Menurut dia, penilaian risiko perlu dilakukan sebelum tim nasional dipanggil, kemudian diperbarui seiring perkembangan situasi keamanan.

“Penilaian risiko dilakukan sebelum memanggil semua tim nasional, dan karena situasi keamanan terus berubah, evaluasi tersebut akan sangat penting menjelang Piala Asia,” katanya.

Kekhawatiran terhadap keamanan Arab Saudi juga mulai berdampak pada agenda olahraga internasional lainnya. Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), misalnya, memutuskan menarik diri dari Piala Dunia FIFAe yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada akhir Oktober 2026.

JFA menyatakan keputusan tersebut diambil setelah mengevaluasi informasi mengenai situasi terkini dan keamanan negara tuan rumah.

“Setelah mengevaluasi secara komprehensif informasi yang tersedia mengenai situasi terkini dan keamanan negara tuan rumah, kami telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi,” demikian pernyataan JFA.

Tim nasional Korea Selatan juga dilaporkan menyiapkan alternatif lokasi untuk pertandingan persahabatan yang semula direncanakan berlangsung di Timur Tengah pada November 2026.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Korea Selatan yang pada Minggu (11/10) menaikkan peringatan perjalanan untuk seluruh wilayah Arab Saudi ke Level 3, yang berarti warga direkomendasikan untuk meninggalkan negara tersebut.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan meminta warganya yang berada di Arab Saudi untuk pulang, kecuali jika terdapat alasan mendesak untuk tetap tinggal. Warga yang berencana bepergian ke negara itu juga diminta membatalkan atau menunda perjalanan.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum memberikan komentar terkait dampak situasi keamanan terhadap Piala Asia 2027.

AFC diketahui telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sponsor yang berbasis di Arab Saudi, termasuk Aramco, Alrajhi Bank, dan NEOM.

Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Turnamen tersebut akan digelar di delapan stadion yang tersebar di Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar.

Dengan waktu penyelenggaraan yang semakin dekat, perkembangan situasi keamanan akan menjadi faktor penting dalam menentukan kesiapan Arab Saudi menjadi tuan rumah. Penilaian risiko dan jaminan keselamatan diperkirakan tetap menjadi perhatian utama bagi tim peserta, pemain, serta seluruh pihak yang terlibat.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *