Lakeybanget.com – Antasyafi Robby Al Hilmi akhirnya naik ke podium tertinggi World Climbing Series. Atlet panjat tebing Indonesia itu merebut medali emas nomor speed putra pada World Climbing Series Guiyang 2026 di China, Jumat (11/9/2026).
Emas di Guiyang menjadi gelar perdana Robby di ajang tersebut setelah sebelumnya dua kali harus puas dengan medali perak di Madrid dan Chamonix.
Begitu memastikan kemenangan, atlet berusia 19 tahun itu langsung mengirimkan pesan untuk sang ibu.
“Ibu, akhirnya aku emas!” ujar Robby, dikutip dari keterangan resmi FPT, Sabtu (12/9/2026).
Robby tampil impresif pada babak final yang berlangsung di Guizhou Caihu International Climbing Center. Ia mencatat waktu 4,65 detik, menjadi yang tercepat dan mengalahkan wakil tuan rumah Ling Yongzhi serta Chu Shouhong dan atlet Jepang Ryo Omasa.
Ling Yongzhi finis di posisi kedua dengan catatan 4,75 detik. Sementara Chu Shouhong mengamankan medali perunggu setelah membukukan waktu 4,80 detik.
Bagi Robby, kemenangan ini menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang World Climbing Series 2026. Sebelumnya, ia dua kali naik podium sebagai runner-up di Madrid dan Chamonix.
“Saya senang karena itu emas pertama saya di World Climbing Series. Hasil itu berkat dukungan semua pihak dan latihan bersama teman-teman atlet di Indonesia,” kata Robby.
Robby mengaku tidak menyangka bisa merebut emas di Guiyang. Tiga hasil kurang maksimal pada seri sebelumnya justru menjadi pemicu bagi dirinya untuk meningkatkan kecepatan dan memperbaiki penampilan.
Meski telah meraih emas, Robby menolak cepat puas. Ia masih melihat sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama teknik pemanjatan.
Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia berharap momentum Robby berlanjut pada nomor speed relay.
“Kami berharap akan ada medali lagi yang didapat dari nomor relay,” ujar Galar.
World Climbing Series Guiyang menjadi salah satu bagian persiapan tim panjat tebing Indonesia menuju Asian Games 2026. Ajang tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menjaga performa dan posisi atlet speed Indonesia di ranking dunia.
Tambahan poin dari kemenangan di Guiyang membawa Robby ke peringkat pertama ranking dunia nomor speed putra seri 2026 dengan 2.864 poin.
Emas Guiyang pun menjadi lebih dari sekadar medali. Setelah dua kali menjadi runner-up, Robby akhirnya membuktikan kerja kerasnya dengan menembus podium tertinggi di level World Climbing Series.
