Selepas 14 Tahun Vakum, Afgan Kembali Berakting Lewat Film Ini

Lakeybanget.com – Penyanyi Afgansyah Reza atau Afgan resmi kembali ke dunia akting setelah lebih dari satu dekade vakum. Afgan terlibat dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti garapan sutradara Naya Anindita dengan memerankan tokoh pendukung bernama Dwiki.

Afgan mengaku antusias bisa kembali tampil di layar lebar. Ia sengaja memilih peran pendukung sebagai langkah awal untuk membiasakan diri lagi berakting di depan kamera.

“Senang karena sudah lama nggak main film. Terakhir itu Refrain tahun 2012 sama Maudy Ayunda, jadi memang sudah lama banget,” ujar Afgan saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (3/2).

Afgan juga menceritakan awal keterlibatannya dalam film tersebut. Kedekatannya dengan Naya Anindita menjadi salah satu alasan ia akhirnya kembali terjun ke dunia akting. Ia bahkan kerap muncul sebagai figuran di sejumlah film karya sang sutradara.

“Memang kepikiran kok kangen ya sama akting. Kebetulan saya sahabatnya Naya banget, terus saya tanya ke dia, ‘Ada nggak sih karakter yang cocok buat gue mainin?’ Ternyata ada, jadi saya rasa boleh deh gue coba,” tutur Afgan.

Meski demikian, Afgan mengakui sempat mengalami kesulitan saat kembali berakting setelah lama fokus sebagai penyanyi. Ia perlu menyesuaikan diri dengan kembali mengaktifkan memori dan kebiasaan berakting di depan kamera.

“Kalau mau balik akting memang yang tipis-tipis dulu begini cocok. Kesulitannya mungkin lebih ke membiasakan diri saja karena memorinya kan sudah terbiasa sebagai penyanyi,” katanya.

Terkait pendalaman karakter Dwiki, Afgan merasa tidak menemui banyak kendala. Ia menilai naskah film tersebut ditulis dengan detail sehingga memudahkan proses penerjemahan karakter ke dalam akting.

“Semuanya sudah tertulis jelas di script. Script-nya bagus banget dan semua karakter punya layer masing-masing, jadi nggak begitu sulit buat saya,” ujar Afgan.

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada momen Lebaran 2026. Film ini mengangkat drama keluarga yang menyoroti tekanan sosial terkait makna sukses dan pencapaian dalam kehidupan.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *