Xhaka: Swiss Miliki Generasi Emas, Siap Tantang Juara Bertahan Argentina

Lakeybanget.com – Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, menilai skuad yang dimiliki negaranya saat ini merupakan salah satu generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Swiss. Keyakinan itu disampaikannya setelah Swiss memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026, mengakhiri penantian panjang selama 72 tahun.

Swiss mengamankan tiket ke delapan besar usai menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti pada babak 16 besar. Setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit, Swiss akhirnya menang 4-3 dalam adu penalti.

Mengutip laman resmi FIFA, Rabu (8/7/2026), Xhaka menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Menurutnya, Swiss kini memiliki perpaduan ideal antara pemain senior dan talenta muda yang menjadi modal penting untuk bersaing di level tertinggi.

“Kami telah menunggu cukup lama untuk memiliki generasi pemain seperti ini. Saya berharap pada masa depan kami tidak perlu menunggu selama itu lagi untuk mendapatkan kelompok pemain hebat berikutnya,” ujar Xhaka.

Gelandang Sunderland berusia 33 tahun itu menegaskan para pemain senior memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing generasi muda. Di sisi lain, semangat dan kualitas para pemain muda juga menjadi motivasi bagi pemain berpengalaman untuk terus tampil maksimal.

“Kami, para pemain yang lebih berpengalaman, terus didorong oleh pemain-pemain muda. Pada saat yang sama, kami juga harus memberikan contoh setiap hari, baik di dalam latihan maupun dalam setiap pertandingan,” katanya.

Keberhasilan menembus perempat final menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Swiss. Selain mengakhiri penantian lebih dari tujuh dekade, hasil tersebut mempertegas perkembangan tim yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil kompetitif di turnamen besar.

Meski telah mencatat sejarah, Xhaka menegaskan timnya belum puas. Ia ingin seluruh anggota skuad mempertahankan mentalitas sebagai tim yang mampu bersaing melawan siapa pun di panggung sepak bola dunia.

“Kami harus terus menanamkan keyakinan bahwa Swiss mampu melakukan apa saja. Mulai dari staf pelatih hingga pemain terakhir, semua layak bangga atas apa yang telah kami capai,” ujar mantan gelandang Arsenal tersebut.

Tantangan berat kini telah menanti Swiss di babak perempat final. Xhaka dan rekan-rekannya dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina di Stadion Arrowhead, Kansas, pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB.

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian terbesar bagi Swiss di Piala Dunia 2026. Namun, dengan kepercayaan diri yang tengah meningkat dan komposisi skuad yang disebut Xhaka sebagai generasi spesial, Swiss bertekad melanjutkan kejutan dan menjaga asa melangkah hingga babak semifinal.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *