Lakeybanget.com – Girl group pendatang baru dengan konsep lintas budaya, PAPION, resmi diperkenalkan kepada publik dalam sebuah showcase perdana yang digelar di Jakarta, Kamis (7/8).
Acara ini menandai langkah awal mereka di industri musik, dengan semangat global dan visi kreatif yang tak biasa.
Nama PAPION diambil dari kata “Papillon” dalam bahasa Prancis yang berarti kupu-kupu, simbol dari keberagaman, kebebasan, dan proses metamorfosis. Filosofi ini mencerminkan karakter grup yang ingin terus berevolusi dalam karya dan identitas.
“Seperti kupu-kupu yang baru keluar dari kepompong, PAPION hadir membawa semangat transformasi dan keberanian untuk terbang melampaui batas-batas geografis dan budaya,” ujar perwakilan tim kreatif saat peluncuran.
PAPION beranggotakan lima talenta muda dari tiga negara:
- Angel (Indonesia): Mantan model yang fasih berbahasa Mandarin.
- Naufa (Indonesia): Anggota termuda yang multitalenta.
- Farah (Indonesia): Sosok feminin yang penuh empati.
- Ponn (Thailand): Gadis pemalu dengan kemampuan menari luar biasa.
- Naia (Amerika Serikat): Vokalis dengan suara kuat dan hobi bermain game.
Dengan formasi ini, PAPION mengusung nilai inclusivity dan diversity, namun tetap membawa sentuhan lokal dari Indonesia sebagai tempat lahir proyek ini.
“PAPION adalah wujud dari mimpi besar yang lahir di Indonesia, dibentuk oleh talenta dari berbagai negara, dan dipersiapkan bersama para staf dengan standar internasional,” ungkap Naufa.
Tidak seperti grup lain yang melekat pada satu konsep, PAPION dirancang untuk selalu berubah dan bereksperimen dengan warna musik yang berbeda di setiap rilisan. Filosofi “metamorfosis” menjadi benang merah perjalanan mereka.
“Aku masih nggak percaya akhirnya hari ini tiba. Ini baru permulaan. Dan kami siap tumbuh bersama kalian,” ujar Ponn penuh semangat.
Sebelum debut resmi, PAPION telah merilis dua single digital: “Push the Button” dan “Song from My Heart”, yang menjadi pengantar atas identitas musikal mereka.
Dengan showcase ini, PAPION resmi memulai perjalanan untuk menjangkau pasar musik global—dimulai dari Jakarta.
