Lakeybanget.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut Tuhan bersama Indonesia setelah Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 melalui laga dramatis kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis.
Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh. Namun, kemenangan besar itu baru memastikan kelolosan setelah drama terjadi hingga menit-menit akhir.
“Allah SWT bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua,” kata Erick seusai pertandingan di SUGBK.
Indonesia tampil dominan sejak awal dan menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1. Pada saat yang sama, Malaysia baru unggul 2-0 atas Singapura dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung.
Situasi berubah pada babak kedua. Indonesia kesulitan menambah gol, sementara Malaysia justru mengamuk dengan mencetak empat gol tambahan untuk menang 6-0.
Indonesia kemudian mencetak gol ketujuh pada menit-menit akhir. Namun, Bangladesh kembali memperkecil ketertinggalan tak lama berselang.
Dengan kondisi tersebut, Indonesia membutuhkan dua gol tambahan untuk menggeser Malaysia dari puncak klasemen Grup A. Tekanan meningkat karena kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol plus tujuh.
Drama akhirnya pecah di penghujung pertandingan. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6, disusul Mitchell Baker semenit kemudian. Dua gol tersebut mengubah situasi dan mengantarkan Indonesia ke final.
Indonesia finis di puncak Grup A karena unggul produktivitas gol. Tim Garuda mencetak 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia mengoleksi sembilan gol.
Baker Borong Lima Gol
Mitchell Baker menjadi aktor utama kemenangan Indonesia atas Bangladesh dengan torehan lima gol. Ia mencetak gol pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7.
Empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner (45+1), Luke Vickery (90), dan Kevin Diks (90+6).
Bangladesh hanya mampu membalas melalui Shahriar Emon pada menit ke-36 dan Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.
Erick kemudian menyinggung situasi yang dirasakan masyarakat Indonesia setelah kemenangan tersebut. Ia meminta publik memahami sendiri drama yang terjadi dalam dua pertandingan penentuan Grup A.
“Statemen saya itu saya kira media lebih mengerti, bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini. Dan kalian mengertilah apa yang terjadi di pertandingan di sini dan di tempat lain,” ujar Erick.
Dua gol pada masa tambahan waktu akhirnya menjadi pembeda. Indonesia melaju ke final setelah melewati salah satu laga paling dramatis dalam perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026.
