Amazon Siapkan Investasi Jumbo di Asia Tenggara, RI Fokus Pengembangan AI dan Cloud

Lakeybanget.com – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, menyiapkan investasi besar senilai lebih dari 33 miliar dolar AS atau sekitar Rp584 triliun di kawasan Asia Tenggara hingga tahun 2039. Indonesia menjadi salah satu negara utama tujuan investasi bersama Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Investasi jumbo tersebut difokuskan untuk memperkuat infrastruktur cloud computing dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) melalui layanan Amazon Web Services (AWS). Langkah ini mempertegas posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dunia.

Chief Global Affairs and Legal Officer Amazon, David Zapolsky, mengatakan perusahaan terus memperluas infrastruktur digital sekaligus memperkuat pengembangan tenaga kerja lokal di kawasan ASEAN.

“Amazon berencana menginvestasikan lebih dari USD33 miliar di seluruh Asia Tenggara hingga 2039,” ujar Zapolsky seperti dikutip dari berbagai laporan media teknologi.

Indonesia dinilai menjadi salah satu pasar paling potensial di kawasan karena memiliki ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Kehadiran Region AWS Asia Pacific (Jakarta) sejak 2021 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat layanan cloud regional.

Sebelumnya, AWS juga telah mengumumkan komitmen investasi sekitar 5 miliar dolar AS atau setara Rp71 triliun di Indonesia hingga 2036. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan pusat data, infrastruktur digital, hingga pelatihan talenta teknologi.

Selain pembangunan pusat data, Amazon juga memperluas program pelatihan keterampilan digital dan AI di Asia Tenggara. Sejak 2017, perusahaan disebut telah melatih lebih dari 2,7 juta orang di kawasan ASEAN dalam bidang cloud computing dan kecerdasan buatan.

Amazon memperkirakan investasi tersebut dapat menyumbang lebih dari 64 miliar dolar AS terhadap gabungan produk domestik bruto (PDB) empat negara penerima investasi.

Selain itu, proyek pengembangan pusat data dan layanan digital ini diprediksi mampu mendukung lebih dari 56.300 lapangan kerja penuh waktu setiap tahun di sektor rantai pasok teknologi dan layanan digital.

Pengembangan AI dan cloud juga diyakini akan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari bisnis, pemerintahan, kesehatan, pendidikan, hingga pelaku UMKM di Indonesia.

Menurut laman resmi AWS Indonesia, berbagai institusi di Tanah Air telah memanfaatkan layanan cloud AWS, mulai dari startup teknologi, sektor kesehatan, hingga pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan layanan digital.

Asia Tenggara saat ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di dunia. Nilai ekonomi digital ASEAN bahkan diproyeksikan mencapai 560 miliar dolar AS pada 2030.

Besarnya jumlah pengguna internet, populasi usia produktif, serta percepatan adopsi AI membuat perusahaan teknologi global berlomba memperkuat investasi di kawasan ini, termasuk Amazon, Nvidia, Google, hingga Microsoft.

Masuknya investasi besar Amazon diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan ekosistem pusat data nasional, pengembangan teknologi AI, serta penciptaan talenta digital baru di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *