BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini, Lihat Daftar Harganya

Lakeybanget.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Rabu (1/7/2026). Penyesuaian harga berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, seiring turunnya harga minyak dunia dalam beberapa pekan terakhir.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada mekanisme penetapan harga BBM non-subsidi. Kebijakan tersebut mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia, kondisi fiskal, serta daya beli masyarakat.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi yang berlaku. Langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty dalam keterangan resmi.

Turunnya harga BBM dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran pada pertengahan Juni 2026 mendorong penurunan harga minyak mentah global. Rata-rata harga minyak Brent selama Juni tercatat turun sekitar 18,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penyesuaian harga berlaku di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur dengan rincian sebagai berikut:

  • Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter atau turun Rp1.450 (7 persen).
  • Dexlite (CN 51) turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter atau turun Rp3.300 (14 persen).
  • Pertamina Dex (CN 53) turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter atau turun Rp3.650 (15 persen).

Selain BBM kendaraan, Pertamina juga menurunkan harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta. Harga avtur kini menjadi Rp19.190 per liter dari sebelumnya Rp22.190 per liter, atau turun Rp3.000 (14 persen).

Di sisi lain, Pertamina memastikan harga beberapa jenis BBM tetap dipertahankan, yakni:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter

Sebelumnya, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 sempat mengalami penyesuaian naik pada 10 Juni 2026 sebagai dampak lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Penurunan harga juga dilakukan sejumlah operator SPBU swasta. BP Indonesia menurunkan harga BP Ultimate Diesel menjadi Rp21.340 per liter dari sebelumnya Rp25.060 per liter. Sementara itu, Shell memangkas harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp21.340 per liter dari sebelumnya sekitar Rp24.490 per liter.

Policy and Program Director Prasasti, Piter Abdullah, menilai penurunan harga BBM non-subsidi merupakan langkah yang tepat karena mengikuti tren pelemahan harga minyak dunia.

Menurutnya, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian harga agar tetap sejalan dengan kondisi pasar tanpa harus kembali ke level harga sebelumnya.

Penurunan harga BBM non-subsidi ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya operasional masyarakat dan pelaku usaha yang bergantung pada penggunaan bahan bakar non-subsidi, sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *