Lakeybanget.com – China kembali menunjukkan ambisinya di sektor infrastruktur dengan menghadirkan stasiun kereta api terbesar di dunia, yakni Chongqing East Railway Station. Berlokasi di Chongqing, stasiun raksasa ini memiliki luas mencapai 1,22 juta meter persegi atau setara sekitar 170 lapangan sepak bola standar internasional.
Megaproyek yang menelan investasi sekitar US$7,8 miliar atau setara Rp138,8 triliun tersebut turut menjadi sorotan dunia setelah Elon Musk membagikan video mengenai stasiun tersebut di media sosial. Unggahan itu menarik perhatian luas dan telah ditonton puluhan juta kali.
Dirancang sebagai pusat transportasi modern, Chongqing East Railway Station mengusung konsep hub transportasi “empat dimensi” yang mengintegrasikan berbagai moda dalam satu kawasan. Penumpang dapat berpindah dari kereta cepat, metro, bus kota, bus antarkota, hingga layanan taksi dan kendaraan daring tanpa harus keluar dari kompleks stasiun.
Stasiun ini memiliki desain vertikal delapan lantai dan dibangun untuk melayani mobilitas dalam skala besar. Pada jam sibuk, fasilitas tersebut mampu menampung hingga 16 ribu penumpang per jam. Operasionalnya didukung oleh 29 peron dan 15 jalur rel aktif yang melayani berbagai rute strategis.
Sejak beroperasi penuh pada Juni tahun lalu, Chongqing East Railway Station menjadi bagian penting dari jaringan kereta cepat koridor Chongqing Timur–Qianjiang yang terhubung dengan jalur kereta cepat Chongqing–Xiamen. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung perjalanan kereta berkecepatan hingga 350 kilometer per jam.
Melalui jaringan tersebut, kota Chongqing kini semakin terhubung dengan sejumlah pusat ekonomi dan destinasi utama di China, seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Chengdu, dan Xi’an.
Tak hanya mengandalkan ukuran dan kapasitas, stasiun ini juga dibekali berbagai teknologi modern. Sistem pengelolaan berbasis kecerdasan buatan (AI), navigasi pintar untuk penumpang, serta atap kaca hemat energi yang memaksimalkan pencahayaan alami menjadi bagian dari fasilitas unggulan yang diterapkan.
Kehadiran stasiun terbesar di dunia ini diperkirakan semakin meningkatkan daya tarik Chongqing sebagai salah satu destinasi wisata dan bisnis utama di China. Kota yang dikenal dengan lanskap perkotaan bertingkat, jalan layang berlapis, serta sistem transportasi unik yang dijuluki sebagai kota “cyberpunk” tersebut kini memiliki akses yang semakin mudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain terkenal dengan arsitektur modernnya, Chongqing juga dikenal sebagai kampung halaman hidangan khas Sichuan Hotpot yang memiliki cita rasa pedas khas mala. Dengan dukungan infrastruktur transportasi baru ini, arus kunjungan wisatawan ke kota tersebut diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
