Lakeybanget.com – Juara kelas terbang putri (50,8 kg) WBC Silver, Gabriela Sanchez, akan kembali menghadapi Tamara DeMarco dalam laga ulang yang dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 di Puebla, Meksiko. Pertarungan ini menjadi penentu siapa yang berhak menantang juara dunia kelas terbang WBC.
Mengutip pernyataan resmi World Boxing Council (WBC), pemenang duel tersebut berpeluang besar menghadapi juara tak terbantahkan, Gabriela Fundora, yang saat ini memegang empat sabuk utama: WBC, WBA, IBF, dan WBO.
Pertemuan pertama Sanchez dan DeMarco terjadi pada Desember 2025, juga di Puebla. Namun, laga tersebut berakhir antiklimaks setelah dihentikan akibat benturan kepala yang menyebabkan DeMarco mengalami luka serius di bagian alis. Hasilnya, pertandingan dinyatakan imbang teknis oleh juri.
Kini, keduanya akan kembali naik ring di Arena GNP dengan misi yang sama: meraih kemenangan mutlak dan membuka jalan menuju perebutan gelar dunia.
Dalam konferensi pers jelang laga, kedua petinju menunjukkan sikap saling menghormati, namun tetap memancarkan ambisi besar untuk menang. Sanchez mengaku akan memaksimalkan keunggulan tinggi badan dan jangkauan pukulannya.
Petinju berjuluk “La Bonita” itu juga bertekad memberikan pertarungan terbaik di hadapan publik tuan rumah, sekaligus membuktikan kualitasnya dengan serangan yang agresif dan terukur.
Sanchez memasuki laga ini dengan catatan 12 kemenangan (1 KO) dan enam kekalahan, serta mengincar kemenangan KO berikutnya.
Sementara itu, DeMarco menyambut kesempatan kedua ini dengan penuh semangat. Mantan juara dunia WBO asal Argentina tersebut mengaku tidak gentar bertarung di kandang lawan.
Dengan rekor 13 kemenangan dan delapan kekalahan, DeMarco berambisi membawa pulang sabuk WBC ke negaranya.
Menjelang duel, kedua petinju sama-sama menjalani persiapan intensif. Sanchez berlatih di dataran tinggi Tlaxcala, Meksiko, sedangkan DeMarco ditempa dengan program latihan keras di Argentina.
Pertarungan ini diprediksi berlangsung sengit, mempertemukan teknik disiplin milik Sanchez dengan gaya bertarung agresif dan berani dari DeMarco dalam perebutan tiket menuju panggung juara dunia.
