Lakeybanget.com – Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui keunggulan Sassuolo usai timnya menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A, Jumat (18/4) malam.
Fabregas menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung sekaligus memberikan pujian atas performa tim lawan yang dinilai tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Menurutnya, permainan Como tidak berjalan optimal, dengan aliran bola yang lambat dan kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Sassuolo seperti Armand Lauriente. Ia juga menilai strategi yang diterapkan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, berbeda dari biasanya dan efektif meredam permainan timnya.
“Ini bukan Sassuolo yang biasa. Mereka tampil sangat solid dengan organisasi permainan yang rapat. Kami sudah mencoba berbagai cara, tetapi tidak berhasil,” ujar Fabregas.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Mapei tersebut, bek Timnas Indonesia Jay Idzes tampil impresif sebagai starter di jantung pertahanan Sassuolo. Ia berduet dengan Tarik Muharemovic dan berperan penting dalam menjaga lini belakang tetap solid.
Sassuolo membuka keunggulan pada menit ke-42 melalui gol Cristian Volpato setelah memanfaatkan assist dari Mbala Nzola. Dua menit berselang, Nzola menggandakan keunggulan usai menerima umpan dari Lauriente.
Como sempat memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum lewat gol Nico Paz yang memaksimalkan assist dari Smolcic.
Memasuki babak kedua, Como mendominasi penguasaan bola. Namun, rapatnya pertahanan Sassuolo membuat upaya mereka selalu gagal membuahkan gol tambahan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Sassuolo tetap bertahan.
Fabregas menilai kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi timnya. Ia menyebut Como bahkan tidak mampu menunjukkan 10 persen dari kemampuan terbaiknya dalam laga tersebut.
“Kami harus menerima hasil ini dan mempersiapkan diri lebih baik untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
