IBM Kenalkan Bob, Asisten AI untuk Developer Enterprise

Lakeybanget.com – IBM resmi memperkenalkan IBM Bob, platform kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang sebagai mitra pengembangan perangkat lunak untuk kebutuhan perusahaan (enterprise). Kehadiran Bob menjadi langkah terbaru IBM dalam mendorong transformasi digital sekaligus menjawab tantangan pengembangan software yang semakin kompleks di era AI.

Tidak sekadar membantu menulis kode, IBM Bob dirancang untuk mendukung seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, mulai dari perencanaan, pengkodean, pengujian, peluncuran, hingga proses modernisasi sistem. Platform ini juga dilengkapi tata kelola, keamanan, dan mekanisme kontrol yang dibutuhkan perusahaan dalam mengelola teknologi berbasis AI.

Senior Vice President IBM Software, Dinesh Nirmal, mengatakan bahwa banyak perusahaan saat ini berlomba melakukan modernisasi teknologi. Namun, menurutnya, kecepatan inovasi tanpa pengawasan yang memadai justru dapat menimbulkan risiko baru.

“Setiap bisnis berlomba untuk melakukan modernisasi. Namun, kecepatan tanpa kendali dan transparansi justru menjadi risiko. IBM Bob memungkinkan perusahaan bergerak secepat AI tanpa mengorbankan tata kelola dan keamanan yang diperlukan bisnis,” ujar Nirmal dalam keterangan resminya.

Di tengah meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor, IBM mengusung pendekatan human-in-the-loop melalui Bob. Pendekatan ini memastikan bahwa standar keamanan, kepatuhan regulasi, serta kemampuan audit dapat terintegrasi secara real-time dalam alur kerja para pengembang.

Salah satu kemampuan unggulan Bob adalah fitur modernisasi cerdas yang memungkinkan koordinasi berbagai agen AI spesialis untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara lebih efisien.

IBM mengungkapkan sejumlah contoh implementasi teknologi tersebut. Perusahaan Blue Pearl disebut berhasil memangkas waktu pembaruan sistem Java dari 30 hari menjadi hanya tiga hari. Sementara itu, APIS IT mampu memigrasikan layanan .NET yang kompleks hanya dalam hitungan jam dengan bantuan Bob.

Secara teknis, Bob mengandalkan sistem koordinasi multi-model yang dapat memilih model AI paling sesuai untuk setiap tugas. Platform ini secara otomatis mengarahkan pekerjaan ke model seperti IBM Granite, Anthropic Claude, maupun berbagai model open-source lainnya berdasarkan kebutuhan akurasi, performa, dan efisiensi biaya.

General Manager Automation & AI IBM Software, Neel Sundaresan, menjelaskan bahwa pengembang saat ini membutuhkan lebih dari sekadar alat bantu penulisan kode.

“Tim developer membutuhkan sistem yang memahami konteks penuh dari pekerjaan mereka dan mampu bertindak berdasarkan konteks tersebut. Itulah yang kami bangun melalui Bob,” kata Sundaresan.

Sebelum diluncurkan secara global, IBM Bob telah menjalani pengujian internal sejak Juni 2025 dan digunakan oleh sekitar 80.000 karyawan IBM di berbagai divisi. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata hingga 45 persen.

Saat ini, platform tersebut telah diadopsi oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM di seluruh dunia dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan perangkat lunak di lingkungan enterprise

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *