Lakeybanget.com – Pemilihan presiden Barcelona memanas setelah dua kandidat utamanya, Marc Ciria dan Victor Font, kompak menyeret nama Lionel Messi ke dalam strategi kampanye mereka.
Messi menjadi figur sentral dalam kontestasi ini sejak kursi kepresidenan ditinggalkan Joan Laporta. Kedua kandidat disebut-sebut sengaja membawa nama sang megabintang demi mendulang dukungan dari para anggota klub.
Marc Ciria lebih dulu mencuri perhatian publik dengan memasang spanduk besar di salah satu gedung di Barcelona. Spanduk tersebut bertuliskan, “Menantikan momen untuk bertemu Anda lagi.”
Meski tak secara gamblang mencantumkan nama atau wajah Messi, pesan itu diyakini mengarah kepada sang legenda. Spanduk tersebut dipasang tanpa sepengetahuan Messi.
Tak hanya itu, Ciria juga mengklaim telah menghubungi Messi. Ia menegaskan bahwa fokus utama kampanyenya adalah membawa kembali ikon Argentina tersebut ke klub.
Namun, laporan media Spanyol, Marca, menyebut Messi sejak awal menolak terlibat dalam kampanye kandidat mana pun.
Langkah serupa dilakukan Victor Font. Ia berupaya menjalin komunikasi dengan lingkaran terdekat Messi melalui Gabrie Masfurroll.
Meski demikian, pendekatan tersebut tidak membuahkan hasil. Font kemudian menyatakan bahwa pembicaraan terkait Messi sudah berlangsung lama, tetapi tidak pernah dilakukan secara langsung dengan sang pemain.
Marca menyimpulkan bahwa kedua kandidat telah memanfaatkan citra Messi sebagai alat politik dalam masa kampanye. Padahal, La Pulga dilaporkan tidak pernah bersedia terlibat ataupun memberikan dukungan kepada salah satu calon presiden.
Situasi ini menambah panas persaingan menuju kursi tertinggi Barcelona, dengan nama Messi kembali menjadi magnet utama—meski tanpa persetujuan sang bintang.
