Melaju 16 Besar Kejuaraan Dunia, Alwi Farhan Tak Mau Terbuai

Lakeybanget.com – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, dengan performa meyakinkan. Dua kemenangan dua gim langsung sudah dikantongi, tetapi Alwi menolak terlena.

Alwi memastikan tiket 16 besar setelah menundukkan wakil Finlandia, Joakim Oldorff, dengan skor 21-12, 21-9 pada Rabu (19/8/2026).

Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua Alwi di Kejuaraan Dunia 2026. Sehari sebelumnya, ia mengalahkan wakil Korea Selatan, Yoo Tae Bin, 21-17, 21-12.

Meski belum kehilangan satu gim pun, Alwi tetap memasang kewaspadaan tinggi. Ia menilai setiap pertandingan di Kejuaraan Dunia memiliki tantangan berbeda karena seluruh pemain datang dengan target maksimal.

“Bagi saya, setiap pertandingan adalah ujian tentang bagaimana saya merespons. Tidak ada pertandingan yang mudah di Kejuaraan Dunia karena semua pemain datang untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI.

Karena itu, Alwi tidak menganggap dua laga awal sebagai pemanasan. Ia berusaha tampil maksimal dan menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan.

Saat menghadapi Oldorff, Alwi juga harus beradaptasi dengan pola permainan yang berbeda dari karakter mayoritas pemain Asia. Gaya permainan wakil Finlandia itu sempat membuatnya harus bekerja lebih keras.

“Lawan mempunyai pola yang sedikit berbeda dan cukup tricky, tetapi saya sudah mengantisipasinya. Jeda satu hari juga membantu pemulihan sehingga kondisi saya cukup baik untuk pertandingan itu,” ujarnya.

Alwi kemudian mampu mengambil kendali permainan. Ia menjaga konsistensi hingga menutup pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung dalam waktu relatif singkat.

Tiket 16 besar pun berada di tangan. Namun, Alwi sadar tantangan sesungguhnya semakin berat. Memasuki fase gugur, kualitas lawan dan tekanan pertandingan dipastikan meningkat.

“Alhamdulillah saya bisa mengatasi pertandingan ini. Sekarang fokusnya mempersiapkan diri semaksimal mungkin karena pertandingan berikutnya pasti akan lebih berat,” kata Alwi.

Kini, Alwi memiliki waktu untuk memulihkan kondisi sekaligus mematangkan strategi. Dua kemenangan awal menjadi modal penting, tetapi bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan.

Perjalanan Alwi di Kejuaraan Dunia masih panjang. Ia memilih tetap fokus, karena setiap pertandingan adalah ujian baru yang menuntut kesiapan penuh.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *