Lakeybanget.com – Persija Jakarta menambah kekuatan di lini depan dengan mendatangkan penyerang asal Kroasia, Ivan Mamut. Bomber jangkung itu resmi meninggalkan NK Varazdin dan melanjutkan kariernya di Indonesia.
Varazdin mengonfirmasi kesepakatan transfer Mamut dengan Persija pada awal September 2026. Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya memperkuat Varazdin sejak 2025.
Lahir di Split, Kroasia, pada 30 April 1997, Mamut memiliki postur 192 sentimeter dan berposisi sebagai penyerang tengah. Kaki kirinya menjadi salah satu senjata utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Mamut mengawali karier sepak bolanya bersama RNK Split sebelum masuk akademi Hajduk Split pada 2012.
Tiga tahun berselang, ia mendapat kesempatan menembus tim senior Hajduk. Mamut kemudian menjalani masa peminjaman di Hrvace dan NK Primorac 1929 untuk mendapatkan menit bermain.
Pada 2016, Mamut pindah ke Inter Zapresic. Setelah itu, ia sempat memperkuat Sesvete sebelum mencoba peruntungan di Rumania bersama Universitatea Craiova dan FCSB.
Bersama Universitatea Craiova, Mamut tampil dalam 23 pertandingan liga pada musim 2020/2021.
Mamut juga pernah membela Timnas Kroasia U-19. Ia mencatat tiga penampilan dengan torehan empat gol. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada Februari 2016 ketika ia memborong empat gol dalam kemenangan 9-0 Kroasia U-19 atas Filipina U-19 di sebuah turnamen di China.
Petualangan Mamut kemudian berlanjut ke Asia Tenggara. Pada 2023, ia bergabung dengan Terengganu FC di Malaysia.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Mamut tampil produktif dengan mencetak 22 gol dalam 32 pertandingan bersama Terengganu.
Ia juga mencetak gol pada final Piala Malaysia 2023 melawan Johor Darul Ta’zim. Gol Mamut sempat membuat Terengganu menyamakan kedudukan, sebelum akhirnya kalah 1-3.
Setelah meninggalkan Malaysia, Mamut kembali ke Kroasia dan bergabung dengan NK Varazdin pada 2025.
Pada musim 2025/2026, ia mencetak sembilan gol dan empat assist di Liga Kroasia. Secara keseluruhan, Mamut membukukan 14 gol dan enam assist dari 36 penampilan bersama Varazdin.
Kini, pengalaman Mamut di Malaysia menjadi modal penting untuk menjalani petualangan baru bersama Persija. Ia sudah mengenal karakter sepak bola Asia Tenggara sebelum akhirnya memilih Indonesia sebagai destinasi berikutnya.
Kepindahan Mamut ke Persija tak lepas dari peran mantan bomber klub Ibu Kota, Marko Simic.
Mamut mengaku banyak berbicara dengan Simic sebelum mengambil keputusan untuk bergabung dengan Persija. Saran dari penyerang asal Kroasia tersebut turut meyakinkannya untuk melanjutkan karier di Super League.
“Saya mendengar banyak hal baik tentang Persija. Saya juga banyak berbicara dengan Marko Simic. Dia sangat membantu saya, dan karena dialah saya ada di sini sekarang,” kata Mamut dalam keterangan resmi klub.
Simic sendiri pernah menjadi salah satu predator paling berbahaya Persija. Selama berseragam Macan Kemayoran, ia mencatat 89 gol dan sembilan assist dari 165 penampilan.
Kini, Mamut datang dengan beban ekspektasi besar. Dengan postur 192 sentimeter, pengalaman di Eropa dan Asia Tenggara, serta catatan gol yang cukup produktif, ia diharapkan mampu mengisi lubang yang pernah ditinggalkan Simic di lini depan Persija.
