Juara Dunia BWF 2026, An Se-young Catat Rekor Sempurna

Lakeybanget.com – An Se-young kembali mengukuhkan statusnya sebagai penguasa tunggal putri dunia. Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan itu merebut gelar Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan catatan sempurna: tak kehilangan satu gim pun dari babak awal hingga final.

An menyempurnakan dominasinya setelah menundukkan juara bertahan asal Jepang, Akane Yamaguchi, 21-17, 21-14 dalam laga final di New Delhi, India, Minggu (23/8/2026). Pertandingan berlangsung selama 49 menit.

Gelar tersebut menjadi gelar juara dunia kedua bagi An setelah sebelumnya berjaya di Kopenhagen pada 2023.

Namun, catatan sempurna sepanjang turnamen membuat gelar kali ini terasa lebih istimewa. An tidak sekalipun memberi lawan kesempatan merebut satu gim.

Langkah An menuju gelar berlangsung dominan. Ia menyingkirkan wakil Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan 21-15, 21-11, kemudian melewati wakil Denmark Mia Blichfeldt dengan skor 21-16, 21-10.

Di perempat final, Han Yue dari China juga tak mampu menghentikan laju An. Ia menang 21-19, 21-12.

Ujian paling ketat terjadi di semifinal saat An berhadapan dengan pemain nomor tiga dunia, Wang Zhi Yi. Meski gim pertama berlangsung ketat hingga deuce, An tetap menang dua gim langsung 24-22, 21-16.

Rekor tanpa kehilangan gim akhirnya bertahan di partai puncak.

Yamaguchi memberikan perlawanan sengit sejak gim pertama. An sempat memimpin 11-8 saat interval, tetapi juara bertahan itu membalikkan keadaan dan unggul 17-16.

Di titik kritis tersebut, An justru menunjukkan ketenangannya. Ia menyapu lima poin beruntun untuk mengunci gim pertama 21-17.

Gim kedua kembali dimulai dengan tekanan dari Yamaguchi. Pemain Jepang itu merebut tiga poin pertama, tetapi An segera merespons.

Pertahanan solid dan kontrol permainan di depan net membuat An kembali memegang kendali. Ia berbalik unggul 7-6 dan memasuki interval dengan skor 11-7.

Yamaguchi sempat mendekat 10-11, tetapi An kembali menjauh. Keunggulan itu dipertahankan hingga akhirnya ia menutup pertandingan 21-14.

Kekalahan tersebut membuat ambisi Yamaguchi mencetak sejarah harus tertunda. Datang sebagai juara bertahan, Yamaguchi mengincar gelar dunia keempat setelah sebelumnya menjadi juara pada 2021, 2022, dan 2025.

Jika berhasil, ia akan menjadi tunggal putri pertama yang mengoleksi empat gelar juara dunia.

An menggagalkan misi tersebut sekaligus menegaskan dominasinya dengan cara paling meyakinkan: juara dunia tanpa kehilangan satu gim pun.

Pencapaian itu semakin kuat setelah An kembali ke kompetisi besar usai mengalami gangguan cedera kaki. Ia sempat mundur dari Japan Open pada Juli dan melewatkan China Open untuk menjalani pemulihan.

Kini, An kembali ke puncak dengan gelar dunia kedua. Bersama emas Olimpiade Paris 2024, Asian Games 2022, dan Kejuaraan Asia 2026, trofi New Delhi semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain paling dominan di era bulu tangkis saat ini.

Show Comments (0) Hide Comments (0)
Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *