Lakeybanget.com — Persib Bandung kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara BRI Super League 2025/2026 usai meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Minggu (5/4) malam WIB.
Dua gol kemenangan Maung Bandung diborong oleh Ramon Tanque pada menit ke-33 dan 70. Penyerang asal Brasil tersebut tampil tajam dan menjadi pembeda dalam laga tandang ini.
Hasil tersebut membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin. Mereka unggul empat poin atas Borneo FC di posisi kedua dan terpaut sembilan poin dari Persija Jakarta di peringkat ketiga.
Lebih dari sekadar kemenangan, pertandingan ini juga menghadirkan tiga rekor penting yang semakin menegaskan dominasi Persib musim ini.
Kiper andalan Persib, Teja Paku Alam, kembali menunjukkan performa impresif dengan mencatatkan clean sheet. Catatan ini menjadi yang ke-16 dari 24 pertandingan musim ini.
Jumlah tersebut resmi memecahkan rekor nirbobol terbanyak dalam satu musim BRI Super League, melampaui torehan sebelumnya milik Andritany Ardhiyasa pada musim 2022/2023.
Rekor ini sekaligus menegaskan solidnya lini pertahanan Persib yang menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka sepanjang musim.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persib atas Semen Padang dalam 10 pertemuan terakhir. Sejak kekalahan 0-4 pada Juli 2016, Persib belum pernah lagi takluk dari tim Kabau Sirah.
Dalam rentang tersebut, Persib mencatat lima kemenangan dan lima hasil imbang, menunjukkan konsistensi serta keunggulan mental saat menghadapi lawan yang sama.
Tambahan tiga poin ini juga memperpanjang tren positif Persib yang belum terkalahkan sepanjang tahun 2026 di kompetisi liga. Kekalahan terakhir mereka terjadi pada Desember 2025 saat menghadapi Malut United.
Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, performa Persib terus menanjak dengan konsistensi di semua lini.
Jika tren ini mampu dipertahankan, peluang Persib untuk meraih gelar juara semakin terbuka lebar. Bahkan, mereka berpotensi mencetak sejarah dengan meraih trofi liga tiga musim berturut-turut—sebuah pencapaian yang akan semakin mengukuhkan dominasi Maung Bandung di kancah sepak bola nasional.
