Lakeybanget.com – Kesuksesan film animasi KPop Demon Hunters di ajang Academy Awards 2026 tampaknya belum mencapai puncaknya. Platform streaming Netflix dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar berikutnya, yakni tur dunia untuk mengangkat popularitas film tersebut.
Laporan Reuters pada Kamis (19/3) menyebutkan bahwa rencana ini muncul sebagai upaya memanfaatkan antusiasme global yang masih tinggi terhadap film tersebut. Netflix disebut sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah promotor konser untuk menghadirkan pertunjukan langsung.
Konser ini direncanakan menampilkan lagu-lagu dari soundtrack film, termasuk lagu “Golden” yang menjadi sorotan utama. Media Bloomberg News juga melaporkan bahwa pembicaraan terkait tur telah berlangsung sejak Rabu (18/3) waktu Amerika Serikat.
Tur dunia tersebut diproyeksikan akan digelar di puluhan kota besar dengan kapasitas venue antara 10.000 hingga 20.000 penonton. Rencananya, rangkaian konser ini akan berlangsung tahun depan sekaligus menjadi pemanasan menuju sekuel film.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai daftar negara yang akan disinggahi maupun promotor yang akan ditunjuk. Disebutkan, sudah ada tawaran bernilai puluhan juta dolar sebagai jaminan awal, namun pihak Netflix belum memberikan komentar terkait kabar tersebut.
Sebelumnya, pada Minggu (15/3), KPop Demon Hunters mencetak prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan di Academy Awards 2026, yakni Best Animated Feature Film dan Best Original Song melalui lagu “Golden”. Lagu tersebut mencatat sejarah sebagai lagu K-pop pertama yang memenangkan Oscar.
Tak berhenti di situ, “Golden” juga meraih penghargaan di Golden Globe Awards 2026 dan Critics’ Choice Awards 2026. Di ajang Grammy Awards 2026, lagu ini memperoleh empat nominasi, termasuk Song of the Year, dan berhasil memenangkan kategori Best Song Written for Visual Media—menjadikannya lagu K-pop pertama yang meraih Grammy.
Film ini mengisahkan sekelompok idola K-pop perempuan yang diam-diam menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu iblis. Disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, naskahnya ditulis bersama Danya Jimenez dan Hannah McMechan.
Awalnya, proyek ini dikembangkan oleh Sony Pictures Animation sejak 2021. Namun, karena dianggap memiliki pasar yang cukup spesifik serta terdampak situasi pandemi, proyek tersebut akhirnya dialihkan ke Netflix dan dirilis melalui platform streaming tersebut.
